Bagi penggemar konsol retro genggam, hadirnya format dua layar pada Retroid Pocket Duo dan Pocket Duo Lite menjadi kabar yang menyegarkan. Namun, bentuk bodi belakang yang tajam dan datar kerap membuat pergelangan tangan cepat lelah saat sesi bermain game berlangsung lama. Memahami kebutuhan tersebut, Retroid meluncurkan jajaran aksesori resmi yang dirancang khusus untuk meningkatkan kenyamanan navigasi serta menjaga keawetan perangkat.
Kehadiran jajaran aksesori ini menjadi jawaban atas kekhawatiran pengguna yang mendambakan kenyamanan ala konsol konvensional tanpa harus mengorbankan portabilitas. Lini kelengkapan ini mencakup casing penopang jemari, pelindung layar khusus, hingga pengisi daya cepat yang ringkas.
Grip Case Ergonomis Lengkap dengan Stylus
Salah satu masalah utama dari konsol berdesain datar adalah kurangnya penopang telapak tangan. Retroid menghadirkan solusi berupa Grip Case khusus untuk Pocket Duo dan Pocket Duo Lite yang dijual seharga Rp266 ribuan ($15). Aksesori ini tidak hanya menambah lekukan ergonomis di bagian belakang agar konsol lebih mantap digenggam, tetapi juga sudah dilengkapi dengan pena stylus terintegrasi.
Stylus ini menjadi alat bantu penting untuk menavigasi layar sentuh bawah dengan lebih presisi, terutama saat memainkan gim simulasi atau emulator yang membutuhkan akurasi titik tekan tinggi. Retroid menyediakan pelindung bodi ergonomis ini dalam lima pilihan warna menarik, yaitu Black, Clear Purple, Ice Blue, GC, serta Transparent. Menariknya, stylus bawaan tetap disajikan dalam warna hitam netral untuk semua varian casing.
Perlindungan Ekstra untuk Dua Layar dan Bodi Handheld
Berbeda dari saudaranya, Pocket 6 yang dijual di kisaran Rp5,5 jutaan ($309) dengan kaca depan utuh, bodi depan Pocket Duo dan Duo Lite memiliki panel terpisah. Karena produsen tidak mengonfirmasi adanya lapisan kaca tahan gores bawaan, perlindungan tambahan pada kedua panel layar menjadi hal wajib bagi pemiliknya.
Untuk mengatasi hal ini, Retroid menyediakan paket pelindung layar ganda seharga Rp106 ribuan ($6). Dalam satu paket untuk Pocket Duo, pembaca akan mendapatkan tempered glass 4.5 inci untuk layar bawah dan anti-reflective film 5.5 inci untuk layar atas. Sementara untuk versi Pocket Duo Lite, ukurannya disesuaikan menjadi tempered glass 4.2 inci dan anti-reflective film 5.5 inci.
Bagi pengguna yang sering bepergian, Retroid juga meluncurkan Carrying Case resmi seharga Rp177 ribuan ($10). Tas penyimpanan berwarna hitam ini dirancang dengan ukuran universal yang pas menampung kedua model konsol. Di bagian dalamnya terdapat kantong jaring untuk menyimpan kabel data, earphone, hingga kepala charger.
Pengisi Daya 35W dan Aksesori Pendukung Mobilitas
Menuntaskan ekosistem aksesorinya, produsen ini juga memperkenalkan pengisi daya portabel 35W Dual Port yang dibanderol Rp212 ribuan ($12). Kepala charger ini mengusung colokan lipat sehingga ringkas saat dimasukkan ke dalam tas penyimpanan.
Secara teknis, pengisi daya ini mampu mengalirkan daya maksimal 35W jika hanya menggunakan port USB-C, atau 18W jika menggunakan port USB-A tunggal. Namun, ketika kedua colokan dipakai bersamaan, pengeluaran daya akan dibatasi secara otomatis menjadi 15W pada masing-masing port. Sebagai pelengkap mobilitas agar perangkat tidak mudah terjatuh, hadir pula tali gantungan Pocket Lanyard seharga Rp53 ribuan ($3) yang tersedia dalam opsi warna putih, ungu, dan hitam.
Harga dan Jadwal Ketersediaan
Seluruh jajaran aksesori resmi untuk Retroid Pocket Duo dan Pocket Duo Lite ini sudah bisa dipesan secara pre-order melalui situs resmi produsen bersamaan dengan peluncuran unit konsolnya. Karena dijual secara global, konsumen di Indonesia perlu menyertakan biaya pengiriman internasional dan pajak impor saat melakukan pemesanan langsung dari luar negeri, mengingat belum ada jadwal rilis resmi di Tanah Air melalui distributor lokal.