Aoostar memperkenalkan varian baru Nex395, mini PC gaming yang mengandalkan AMD Ryzen AI Max+ 395 berbasis arsitektur Strix Halo. Berbeda dari model sebelumnya, versi terbaru ini hadir dengan RAM 64 GB atau bahkan tanpa penyimpanan internal, sehingga harga awalnya lebih rendah.
Langkah tersebut tampaknya berkaitan erat dengan kenaikan harga memori DRAM. Namun, penghematan ini bukan tanpa konsekuensi. RAM Nex395 tidak dapat di-upgrade oleh pengguna, sehingga calon pembeli perlu memilih kapasitas sejak awal sesuai kebutuhan gaming, pekerjaan kreatif, dan penggunaan AI lokal.
Harga Nex395 Turun, Opsi Penyimpanan Lebih Fleksibel
Aoostar menawarkan Nex395 dengan RAM 64 GB dan SSD 1 TB seharga sekitar Rp34,4 jutaan, atau sekitar 12.999 Yuan. Ada pula varian tanpa SSD yang dibanderol kira-kira Rp31,8 jutaan, setara 11.999 Yuan. Harga tersebut merupakan konversi dari banderol di pasar China dan belum memperhitungkan pajak, ongkos kirim, maupun biaya impor ke Indonesia.
Sebelumnya, Nex395 dipasarkan dengan RAM 128 GB dan SSD 2 TB pada harga sekitar Rp37 jutaan, setara 2.100 dolar AS berdasarkan harga peluncuran sebelumnya. Dengan konfigurasi baru, Aoostar memberikan pilihan lebih terjangkau bagi pengguna yang sudah memiliki SSD NVMe atau tidak membutuhkan kapasitas penyimpanan besar sejak awal.
Meski demikian, varian 64 GB bukan pilihan ideal bagi pengguna yang menjalankan model bahasa besar secara lokal. Aplikasi AI generatif biasanya sangat bergantung pada kapasitas memori, terutama ketika model dijalankan tanpa bantuan layanan cloud. Untuk gaming dan pekerjaan berat sehari-hari, kapasitas 64 GB masih tergolong sangat lega.
Ryzen AI Max+ 395 Jadi Daya Tarik Utama
Nex395 tetap menggunakan AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan 16 inti Zen 5. Prosesor tersebut dirancang untuk menangani beban multi-threaded berat dan disebut mampu bersaing dengan Intel Core Ultra 9 285HX dalam pengujian seperti Cinebench 2026. Bagi mini PC berukuran ringkas, kemampuan ini membuatnya menarik untuk pengeditan video, kompilasi kode, rendering, dan produktivitas tingkat lanjut.
Sisi grafisnya mengandalkan Radeon 8060S berbasis RDNA 3.5 dengan 40 Compute Unit. Dalam pengujian sintetis, iGPU ini diklaim dapat mendekati performa GPU laptop RTX 4070. Hasil nyata tetap bergantung pada pengaturan daya, sistem pendingin, resolusi, serta jenis game, tetapi spesifikasi tersebut menunjukkan bahwa Nex395 bukan sekadar komputer kantor berukuran kecil.
Konfigurasi ini berpotensi menjalankan banyak game modern pada resolusi 1080p dengan pengaturan grafis menengah hingga tinggi. Keunggulan utamanya adalah pengguna tidak perlu memasang kartu grafis diskret, sehingga meja kerja tetap ringkas dan konsumsi ruang lebih rendah dibanding PC gaming konvensional.
Konektivitas Lengkap, Distribusi Global Belum Pasti
Aoostar mempertahankan pilihan konektivitas dari model sebelumnya. Nex395 memiliki dua port USB4 Type-C, dua port Ethernet 2,5G, tiga USB-A 3.2 Gen 2, satu USB-A tambahan, HDMI, DisplayPort, serta jack audio 3,5 mm. Kombinasi ini cukup fleksibel untuk menghubungkan beberapa monitor, penyimpanan eksternal berkecepatan tinggi, dan jaringan kabel.
Tantangan terbesar justru ada pada ketersediaan. Nex395 sebelumnya belum resmi masuk pasar Amerika Serikat, sehingga belum ada kepastian varian 64 GB dan tanpa SSD akan dijual luas secara global. Konsumen Indonesia mungkin harus mengandalkan impor langsung, dengan risiko garansi terbatas, dukungan purnajual minim, dan biaya tambahan yang dapat mengurangi keunggulan harga.
Secara keseluruhan, varian baru Nex395 lebih masuk akal bagi gamer dan kreator yang menginginkan performa tinggi dalam bodi mini serta sudah memiliki SSD sendiri. Pengguna yang memprioritaskan AI lokal berskala besar sebaiknya tetap mempertimbangkan model 128 GB, meski harganya lebih mahal dan ketersediaannya kemungkinan lebih terbatas.