Kehadiran Grand Theft Auto VI (GTA 6) terus memicu perbincangan hangat di kalangan gamer dunia. Banyak penggemar penasaran bagaimana performa visual game garapan Rockstar Games ini pada konsol PlayStation 5 jika dibandingkan dengan GTA V Enhanced Edition di PC yang disetting rata kanan dengan Ray Tracing tingkat tinggi.
Berdasarkan analisis mendalam dari tim Digital Foundry, pertarungan visual antara kedua game ini memperlihatkan pendekatan teknologi yang sangat berbeda. Meski PC kelas atas memiliki resolusi Ray Tracing yang lebih tinggi di GTA V, konsol PS5 pada GTA 6 justru mampu menyajikan kualitas gambar yang jauh lebih realistis berkat lompatan teknologi materi dan detail aset Physically Based Rendering (PBR).
Dilema Ray Tracing: Resolusi Tinggi vs Realisme Materi
Di atas kertas, GTA V Enhanced Edition di PC menawarkan refleksi Ray Tracing (RT) dengan resolusi yang jauh lebih tajam dibanding GTA 6 di PS5. Mobil-mobil di GTA V PC memantulkan cermin lingkungan sekitar secara jernih tanpa banyak artifak. Namun, resolusi tinggi ini justru menjadi bumerang bagi realisme visual. Bodi kendaraan terlihat terlalu mengilap seperti cermin kaca yang dipoles berlebihan, menciptakan kesan yang kurang alami di jalanan kota.
Sebaliknya, GTA 6 di PS5 menerapkan kombinasi strategi cerdas untuk mengoptimalkan performa konsol. Rockstar tidak hanya mengandalkan Ray Tracing murni yang memakan beban kerja GPU sangat besar, tetapi juga memadukannya dengan teknik Planar Reflections dan Screen-Space Reflections (SSR). Hasilnya, pantulan cahaya pada interior ruangan dan permukaan air di GTA 6 terlihat jauh lebih alami dan menyatu dengan atmosfer permainan.
Lompatan Aset PBR dan Kepadatan Geometri Karakter
Perbedaan paling mencolok yang membuat GTA 6 di PS5 unggul mutlak atas GTA V PC adalah kualitas aset fisik. Walaupun GTA V PC menggunakan sistem Ray Tracing Global Illumination (RTGI) dan pencahayaan canggih, hal tersebut tidak bisa menutupi usia 3D model yang sudah berumur belasan tahun. Karakter dan objek di GTA V masih memperlihatkan bentuk geometri yang agak kaku dan terkesan terkotak-kotak.
Di sisi lain, GTA 6 dibangun menggunakan standar Physically Based Rendering (PBR) generasi terbaru. Detail tekstur kulit, helai rambut NPC, hingga lipatan pakaian terlihat sangat nyata di bawah pencahayaan dinamis Vice City. Kepadatan lalu lintas, variasi vegetasi, dan kerapatan model bangunan membuat dunia GTA 6 terasa lebih hidup dan padat dibanding pendahulunya.
Trik Optimalisasi Rockstar demi Performa Konsol
Dalam pengujian Digital Foundry, terungkap pula beberapa teknik cerdas Rockstar untuk menjaga efisiensi rendering pada PS5. Salah satunya adalah penggunaan rekaman video di dalam game (seperti tayangan TV wildlife) yang tampaknya diambil menggunakan engine Red Dead Redemption 2. Walaupun RDR2 tidak memiliki fitur Ray Tracing, detail alam liar dan vegetasinya terbukti sangat meyakinkan untuk selingan tayangan media.
Penggunaan kombinasi rendering tradisional dengan RT resolusi lebih rendah pada GTA 6 memang sesekali memunculkan artifak visual atau efek buram pada objek di luar layar. Namun, kompromi teknis ini dinilai sangat berimbang demi menghadirkan grafis kelas atas pada konsol generasi sekarang, membuktikan bahwa grafis memukau tidak hanya soal resolusi RT mentah, melainkan keharmonisan aset dan pencahayaan secara keseluruhan.



