Kabar menggembirakan datang bagi para penggemar waralaba legendaris PlayStation. Pimpinan studio Naughty Dog, Neil Druckmann, secara terbuka mengonfirmasi bahwa semesta The Last of Us dipastikan belum berakhir dan masih akan terus berkembang lewat sejumlah proyek baru yang sedang digarap di balik layar.
Pernyataan ini menjadi penegasan penting di tengah spekulasi masa depan franchise tersebut. Kendati adaptasi serial televisi garapan HBO diperkirakan bakal menemui titik akhir pada musim ketiganya, Naughty Dog menegaskan bahwa arah kreatif dari semesta orisinalnya tetap berada di bawah kendali penuh studio pengembang game asal California tersebut.
Sinyal Kuat Neil Druckmann dan Masa Depan Waralaba
Dalam wawancara mendalam bersama The Washington Post yang membahas seni penulisan naskah video game, Neil Druckmann menegaskan posisinya terhadap IP andalan mereka. Druckmann menyatakan bahwa meskipun ia dan studio tidak terlibat langsung dalam penentuan arah kreatif musim penutup serial HBO, Naughty Dog tetap memegang tanggung jawab penuh atas masa depan waralaba ini.
Druckmann secara gamblang menyebutkan bahwa ada beberapa proyek yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan. Ia mengaku sangat antusias untuk membagikan detailnya kepada komunitas gamer ketika waktunya sudah tepat. Pernyataan menggunakan kata jamak tersebut langsung memicu perbincangan hangat, mengingat studio jarang sekali mengumbar informasi proyek tanpa fondasi pengembangan yang matang.
Game Baru atau Ekspansi Transmedia Lintas Format?
Pilihan kata Druckmann yang merujuk pada lebih dari satu proyek membuka spekulasi luas bahwa kelanjutan The Last of Us tidak hanya terbatas pada satu judul game utama seperti The Last of Us Part III. Sepanjang sejarahnya, waralaba ini telah membuktikan fleksibilitasnya di berbagai media hiburan.
Sebelumnya pada tahun 2013, semesta ini pernah diperluas melalui miniseri komik empat edisi yang menjadi prekuel cerita game pertama, disusul peluncuran game tabletop role-playing pada tahun 2024. Naughty Dog juga sempat memiliki rencana adaptasi film layar lebar bersama sutradara Sam Raimi serta proyek animasi pendek, meski keduanya sempat tertunda. Peluang kehadiran proyek baru dalam format serial animasi, novel grafis, atau game spin-off berskala lebih ringkas kini terbuka sangat lebar.
Fokus Studio dan Ekspektasi Waktu Peluncuran
Saat ini, Naughty Dog diketahui tengah mencurahkan fokus utama mereka untuk proyek game baru bertajuk Intergalactic: The Heretic Prophet. Dengan prioritas produksi tersebut, kehadiran game sekuel AAA penuh dari The Last of Us—yang diperkirakan bakal dibanderol dengan standar harga global sekitar Rp1,2 jutaan ($69,99)—kemungkinan besar membutuhkan waktu pengembangan yang lebih panjang.
Namun, apabila proyek-proyek misterius yang disinggung Druckmann berbentuk media non-game atau judul pendamping berformat digital, perilisannya bisa terjadi jauh lebih cepat dari perkiraan. Momen perayaan tahunan The Last of Us Day pada akhir September ini menjadi salah satu panggung yang paling dinantikan komunitas gamer untuk melihat petunjuk perdana dari masa depan semesta Joel dan Ellie.