One Kind Artifact (OAK) resmi memperkenalkan Mori, robot pendamping rumah yang dirancang untuk memberikan ketenangan pikiran tanpa gangguan seperti robot humanoid atau companion robot lainnya. Robot ini tidak berbicara, melainkan berkomunikasi melalui gerakan kepala dan mata, lampu kepala multi-warna, serta suara-suara yang menenangkan. Mori hadir sebagai alternatif dari perangkat seperti 1X Neo, Sony Aibo, Poketomo, dan Mixi Romi yang lebih aktif dan fungsional.
Mori (model: Artifact-01) adalah produk pertama OAK dalam lini 'Artifact'. Perusahaan hanya akan membuat lima Artifact, masing-masing mengeksplorasi aspek "hubungan manusia fundamental, dengan diri sendiri, orang lain, dunia di sekitar, alam, dan waktu." Robot berbentuk jamur ini mewujudkan ide CEO Hua Wang: "Bagaimana jika teknologi tidak meminta lebih banyak perhatian kita, tetapi memberikan sebagian kembali kepada orang-orang?"
Desain dan Fitur Utama OAK Mori
Mori dibungkus kain campuran wol yang lembut, mirip dengan penutup pada beberapa speaker Bang & Olufsen. Bobotnya 2,5 kg dengan tinggi maksimum 29,8 cm dan diameter 20,91 cm. Baterai 36 Wh yang tidak dapat diganti pengguna memungkinkan penggunaan di luar rumah atau tanpa colokan AC. Robot ini menggunakan teknologi VIBE (Vitality, Interaction, Bonding, and Emotion) untuk menggerakkan keadaan internalnya, memungkinkan respons yang berubah-ubah saat berinteraksi dengan orang dan hewan peliharaan di sekitarnya.
Mori dapat bersikap penasaran, malu, atau playful tergantung suasana yang dideteksi melalui kamera dan mikrofon. Reaksinya berbeda berdasarkan waktu dalam sehari dan apakah seseorang akrab atau asing, menggunakan suara dan melodi yang terinspirasi alam. Yang terpenting, ia menggunakan sejarah interaksi dengan individu untuk menentukan reaksi melalui gerakan kecil dan gerakan mata. Memori yang dimilikinya bersifat plastis, sehingga setiap Mori mengembangkan kepribadian unik. Pemilik tidak perlu khawatir jika elektroniknya rusak karena perusahaan dapat memindahkan 'jiwa' ke tubuh baru.
Privasi dan Keamanan Data
Mori diaktifkan menggunakan aplikasi smartphone pendamping saat pengaturan, termasuk pengaturan waktu tidur. Robot ini tidak mengunggah gambar atau audio yang ditangkap; semuanya diproses secara lokal. Kamera mati saat kepalanya ditarik masuk, dan ketuk dua kali untuk masuk ke mode lampu sepenuhnya menonaktifkan mikrofon. Pendekatan ini menempatkan privasi pengguna sebagai prioritas utama.
Harga dan Ketersediaan
Founder Edition OAK Mori tersedia hari ini dalam jumlah terbatas dengan harga Rp11,5 jutaan ($649) per unit, termasuk langganan layanan dua tahun, garansi dua tahun, dan pengiriman prioritas. Setelah itu, unit standar akan dijual seharga Rp14,1 jutaan ($799). Robot ini menyasar pengguna yang mencari teman relaksasi tanpa layar, cocok untuk meditasi atau menenangkan pikiran di rumah.
Perbandingan dengan Kompetitor
Berbeda dari 1X Neo yang membantu pekerjaan rumah tangga atau Sony Aibo yang aktif bermain, Mori lebih pasif dan fokus pada ketenangan. Ia tidak memiliki layar dan tidak memberikan notifikasi, sehingga benar-benar menjadi pelarian dari hiruk pikuk digital. Bagi yang menginginkan robot fungsional, Mori mungkin terasa kurang, tetapi bagi yang butuh relaksasi, kehadirannya bisa jadi alternatif menarik.
Kesimpulan
OAK Mori adalah gebrakan dalam kategori robot pendamping yang menekankan kesejahteraan mental. Dengan desain unik, fitur privasi yang kuat, dan harga yang kompetitif, Mori menawarkan pengalaman berbeda. Namun, dengan hanya lima Artifact yang akan dibuat, ketersediaannya sangat terbatas. Bagi Anda yang tertarik, Founder Edition masih tersedia dalam jumlah terbatas.