Xiaomi bersiap memperbarui jajaran tablet terjangkau mereka lewat kehadiran Redmi Pad 3. Perangkat ini dipastikan menuju peluncuran global setelah deretan dokumen sertifikasi resmi di berbagai negara mulai memunculkan identitasnya secara gamblang. Tablet Android anyar ini diproyeksikan menjadi penerus langsung Redmi Pad 2 yang dirilis pada Juni 2025 lalu.
Langkah ekspansi pasar Xiaomi kali ini tergolong masif dan cepat. Pengujian ketat di lembaga regulasi Asia Tenggara dan Timur Tengah menandakan tanggal perkenalan resminya sudah semakin dekat. Pembaca di Tanah Air pun berpeluang besar segera mencicipi unit ini dalam waktu dekat.
Sertifikasi Global Mengonfirmasi Varian Wi-Fi dan 4G LTE
Jejak rekam Redmi Pad 3 pertama kali terdeteksi pada basis data SIRIM Malaysia dengan nomor model 2610FRP38G. Nomor model yang sama juga terdaftar di lembaga TDRA Uni Emirat Arab (UEA) yang secara spesifik mengonfirmasi varian Wi-Fi saja. Langkah ini menegaskan bahwasanya Xiaomi tetap mempertahankan opsi konektivitas nirkabel standar untuk menekan efisiensi harga.
Kabar gembira bagi pengguna dengan mobilitas tinggi hadir dari lembaga NBTC Thailand. Otoritas tersebut mencatat varian Redmi Pad 3 4G dengan nomor model 26104RPF2G. Fleksibilitas jaringan seluler ini menjadi daya tarik krusial bagi konsumen yang membutuhkan akses internet konstan tanpa bergantung pada hotspot.
Keduanya dipastikan masuk pasar domestik secara legal. Varian Wi-Fi murni telah mengantongi izin SDPPI Komdigi, sedangkan varian 4G LTE berhasil melampaui pengujian TKDN Kemenperin Indonesia. Kelengkapan dokumen ini menandakan operasional distribusi di Tanah Air hanya tinggal menunggu aba-aba resmi produsen.
Kapasitas Baterai 9.820 mAh dan Sertifikasi IP52
Sektor daya menjadi salah satu peningkatan paling mencolok pada generasi anyar ini. Berdasarkan dokumen sertifikasi baterai terpisah, Redmi Pad 3 dibekali kapasitas terukur (rated capacity) mencapai 9.820 mAh. Kapasitas ini meningkat signifikan dibandingkan generasi terdahulu yang membawa baterai 9.000 mAh.
Daya baterai ekstra besar ini sangat memanjakan pengguna. Daya tahan operasional seharian untuk kebutuhan navigasi, pemutaran media, hingga konsumsi dokumen tebal dapat terlayani dengan stabil. Manajemen daya yang optimal menjadi kunci penting bagi perangkat berlayar lapang.
Informasi teknis tambahan terungkap dari basis data NCC Taiwan. Varian Redmi Pad 3 4G tercatat mengantongi sertifikasi IP52. Perangkat ini memiliki ketahanan terhadap percikan air dan debu tipis. Daya tahan fisik sasis tentu semakin mantap untuk penggunaan harian di luar ruangan.
Sektor memori juga mendapatkan opsi konfigurasi yang fleksibel. Dokumen NCC memaparkan ketersediaan tiga varian kombinasi memori, dengan spesifikasi tertinggi mencapai RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB. Kapasitas RAM 8GB sangat krusial agar aktivitas multitasking antar-aplikasi tidak mengalami hambatan reload yang mengganggu.
Evaluasi Komparatif terhadap Redmi Pad 2
Untuk mengukur lompatan teknologinya, kita perlu menengok kembali spesifikasi dasar Redmi Pad 2. Generasi terdahulu yang saat ini dipasarkan sekitar Rp4,1 jutaan ($229.5) mengandalkan panel layar IPS LCD berukuran 11 inci. Sektor dapur pacunya ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G100 Ultra.
Perangkat pendahulu tersebut juga dibekali konfigurasi empat speaker berteknologi Dolby Atmos serta dukungan stylus untuk mencatat. Kehadiran baterai 9.820 mAh pada Redmi Pad 3 menjadi upgrade konkret yang menjawab kebutuhan efisiensi pengguna daya tinggi.
Xiaomi memang belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi maupun detail chipset yang diusung Redmi Pad 3. Kendati demikian, kombinasi baterai lebih besar, proteksi fisik IP52, opsi 4G LTE, serta varian RAM 8GB menjadikan tablet ini calon kuat raja tablet terjangkau baru di pasar komputasi portabel.



