Divisi eksperimental Google Japan kembali mencuri perhatian publik lewat proyek perangkat keras terbarunya. Setelah sebelumnya sempat merilis keyboard berbentuk garis lurus sepanjang 1,65 meter serta model unik dengan sepuluh kenop putar, kini mereka memperkenalkan varian Gboard yang mengusung mekanisme sabuk konveyor atau conveyor belt.
Eksperimen unik ini dirancang khusus untuk meminimalkan pergerakan tangan saat mengetik. Alih-alih merancang tata letak tombol konvensional yang menuntut jari berpindah tempat secara aktif, Google Japan justru memindahkan tombol-tombol tersebut ke atas jalur berjalan agar datang langsung menyambut jari pengguna.
Anatomi Unik Keyboard Konveyor Vertikal
Secara fisik, perangkat ini diposisikan secara vertikal dengan empat kolom tombol yang tersusun rapi. Masing-masing jalur sabuk konveyor membawa 29 tombol yang berputar dalam satu putaran tanpa henti atau endless loop pada kecepatan konstan.
Posisi tangan pengguna diletakkan tepat di bagian bawah unit keyboard. Berkat mekanisme pergerakan mekanis ini, jari tidak perlu bergeser ke kiri atau ke kanan. Pengguna hanya perlu menekan tombol yang melintas di depan jari pada momen yang tepat.
Meskipun diklaim mampu menawarkan metode pengetikan satu tangan secara ergonomis, perangkat ini jelas bukan sebuah periferal kantoran yang fungsional. Konsep dasarnya lebih condong sebagai perangkat hobi atau fun gadget ketimbang alat penunjang produktivitas harian.
Realita Penggunaan dan Tantangan Kecepatan
Mengetik secara cepat menggunakan keyboard konveyor ini membutuhkan latihan tingkat tinggi. Sistem mekanis sabuk berjalan memunculkan jeda tunggu antar huruf, yang secara otomatis memengaruhi kecepatan pengetikan secara keseluruhan.
Untuk mengatasi kendala tersebut, pihak pengembang turut menyematkan mode kecepatan tinggi atau high-speed mode bagi pengguna yang tidak sabaran. Namun, metode touch typing standar dipastikan hampir tidak mungkin diterapkan pada tata letak tidak konvensional ini.
Akses Terbuka untuk Komunitas Perakit
Google Japan menegaskan bahwa mereka tidak memiliki rencana komersial untuk memasarkan keyboard konveyor ini ke jalur ritel publik. Kendati demikian, proyek eksperimental ini tidak disimpan sendiri oleh perusahaan.
Seluruh dokumen teknis yang diperlukan untuk merakit perangkat tersebut dirilis ke publik di bawah lisensi open-source melalui GitHub. Mulai dari cetak biru mainboard hingga firmware bawaannya dibagikan secara cuma-cuma.
Meskipun halaman proyek di GitHub belum sepenuhnya rampung, Google berjanji akan melengkapi seluruh informasi panduan bagi para tinkerers atau pehobi perangkat keras yang ingin merakit Gboard unik ini secara mandiri dalam beberapa pekan mendatang.