Baseus kembali memperkuat lini aksesori pengisian dayanya dengan merilis powerbank terbaru, Baseus PicoGo AR11. Mengusung kapasitas jumbo 20.000 mAh dan output daya hingga 100W, powerbank ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengguna mobilitas tinggi yang membutuhkan pengisian daya super cepat, baik untuk smartphone flagship maupun laptop portabel modern seperti MacBook dan ultrabook berbasis Windows.
Diluncurkan pertama kali untuk pasar China dengan harga sekitar Rp670 ribuan (299 Yuan atau setara $44), PicoGo AR11 membawa pembaruan signifikan dibanding versi 10.000 mAh yang hadir lebih dulu. Tidak hanya menawarkan kapasitas baterai dua kali lipat, perangkat ini juga menghadirkan inovasi manajemen kabel yang rapi serta integrasi fitur NFC yang cukup unik di segmen powerbank.
Desain Praktis dengan Dua Kabel Bawaan dan Mekanisme Retraktil
Salah satu daya tarik utama dari Baseus PicoGo AR11 terletak pada kepraktisannya. Powerbank ini dibekali dua jenis kabel bawaan langsung di dalam bodi. Kabel pertama adalah kabel USB-C sepanjang 80 cm dengan mekanisme tarik (retractable) berbasis pegas konstan. Baseus mengklaim mekanisme retraktil ini sangat tangguh dan telah diuji hingga 20.000 kali tarikan tanpa penurunan fungsi.
Selain kabel retraktil, terdapat pula kabel pengisian cepat USB-C yang lebih pendek berukuran 25 cm. Menariknya, kabel pendek ini dirancang modular sehingga dapat dilepas dan diganti jika mengalami kerusakan seiring pemakaian. Untuk fleksibilitas tambahan, Baseus tetap menyematkan satu port USB-C standar dan satu port USB-A pada bodi perangkat.
Performa Output 100W dan Manajemen Daya Multi-Perangkat
Dalam hal performa, Baseus PicoGo AR11 sanggup menyalurkan daya hingga 100W melalui satu port USB-C tunggal. Output sebesar ini sudah lebih dari cukup untuk mengisi daya mayoritas laptop berfasilitas USB Power Delivery pada kecepatan penuh. Saat digunakan untuk mengisi beberapa perangkat sekaligus, sistem manajemen daya internal akan membagi output secara cerdas.
Sebagai contoh, jika kabel USB-C bawaan dan port USB-C standar digunakan bersamaan, daya akan terbagi menjadi 65W dan 35W. Jika tiga port aktif serentak, kabel utama tetap mengalirkan 65W sementara port sisanya berbagi daya 15W. Untuk pengisian daya powerbank itu sendiri, perangkat mendukung input hingga 65W yang mampu mengisi kapasitas baterai dari kosong hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 40 menit.
Inovasi NFC, Sistem Pendingin Canggih, dan Standar Penerbangan
Fitur yang paling mencuri perhatian adalah hadirnya chip NFC terintegrasi. Pengguna cukup menempelkan smartphone yang mendukung NFC ke bodi powerbank untuk memantau kesehatan baterai, suhu operasional, hingga tegangan arus secara real-time. Guna menjaga suhu tetap stabil saat mentransfer daya tinggi 100W, Baseus melengkapinya dengan kombinasi pendingin grafit dan lapisan isolasi aerogel.
Secara fisik, powerbank ini memiliki bobot sekitar 495 gram dengan finishing warna perak berlapis sudut membulat yang nyaman digenggam. Dengan kapasitas energi sebesar 73Wh, PicoGo AR11 dipastikan aman dibawa masuk ke dalam kabin pesawat komersial karena berada di bawah batas maksimal 100Wh yang ditetapkan regulasi penerbangan internasional. Perangkat ini juga mendukung protokol USB PD, PPS, QC, serta dilengkapi mode arus rendah untuk mengisi daya smartwatch maupun TWS secara aman.