Xiaomi kembali memperluas portofolio ekosistem rumah pintarnya dengan menghadirkan perangkat pencahayaan kelas premium. Produsen teknologi asal Tiongkok ini resmi mendaftarkan produk terbarunya, Xiaomi Mijia Vertical Study Lamp 2C, di platform e-commerce JD.com. Lampu berdiri (floor-standing lamp) ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pencahayaan ruang kerja maupun ruang belajar modern secara menyeluruh.
Hadir dengan bentuk fisik yang tinggi dan elegan, Mijia Vertical Study Lamp 2C secara terbuka menyasar segmen pasar lampu lantai kerja yang selama ini didominasi oleh raksasa furnitur asal Swedia, IKEA. Xiaomi membanderol perangkat pencahayaan pintar ini dengan harga pre-order sekitar Rp2,7 jutaan (1.199 Yuan), membawa sejumlah peningkatan fitur teknis dibandingkan generasi sebelumnya.
Desain Pencahayaan Ganda dengan Kecerahan 11.000 Lumen
Salah satu pembaruan paling signifikan pada Mijia Vertical Study Lamp 2C terletak pada ukuran kepala lampu yang kini memanjang hingga 80 cm. Desain yang lebih panjang ini memungkinkan cakupan sebaran cahaya menjadi jauh lebih luas di atas meja kerja. Lampu ini menerapkan konfigurasi sumber cahaya ganda atas dan bawah dengan rasio kecerahan 8:3.
Kombinasi sistem pencahayaan tersebut mampu menghasilkan total output daya cahaya hingga 11.000 lumen. Angka ini diklaim oleh Xiaomi sanggup menerangi seluruh ruangan dengan luas mencapai 14 meter persegi secara merata. Pada bagian bawah lampu, Xiaomi menyematkan filter optik tiga lapis yang dilengkapi lensa individual pada setiap LED dari total array 384 LED full spectrum. Perangkat ini beroperasi pada temperatur warna hangat 4000K yang nyaman di mata untuk pemakaian durasi panjang.
Fitur Pintar dan Keamanan Mata Berstandar Internasional
Tidak sekadar mengandalkan pencahayaan kuat, Xiaomi juga melengkapi Mijia Vertical Study Lamp 2C dengan berbagai teknologi cerdas. Salah satu fitur unggulannya adalah sensor presensi radar 24 GHz. Sensor pintar ini dapat mendeteksi keberadaan pengguna di sekitar meja kerja secara presisi, sehingga lampu bisa menyala atau mati secara otomatis saat pengguna datang atau meninggalkan ruangan.
Selain sensor keberadaan, lampu berdiri ini juga menyediakan mode lampu malam (night light mode) serta area kontrol sentuh pada bodi lampu untuk penyesuaian intensitas cahaya secara cepat. Sebagai bagian dari ekosistem pintar Xiaomi, pengguna dapat mengintegrasikannya ke aplikasi Mijia untuk pengaturan jarak jauh melalui smartphone.
Sertifikasi Bebas Flicker dan Potensi Rilis Global
Keamanan kesehatan mata menjadi fokus utama Xiaomi pada lampu kerja ini. Mijia Vertical Study Lamp 2C telah mengantongi sertifikasi nasional Tiongkok serta sertifikasi TÜV Rheinland dari Uni Eropa yang menjamin pencahayaan bebas kedipan (no visible flicker). Hal ini membuat paparan cahaya lampu sangat aman untuk anak-anak maupun pekerja yang menghabiskan waktu lama di depan dokumen dan layar monitor.
Di pasar domestik Tiongkok, Xiaomi memberikan jaminan garansi resmi selama tiga tahun untuk pembelian di platform JD.com. Meskipun rincian tanggal peluncuran global dan ketersediaan di pasar internasional seperti Indonesia belum diumumkan secara resmi, lolosnya sertifikasi TÜV Rheinland Uni Eropa memberi sinyal kuat bahwa lampu pintar ini berpotensi besar dirilis secara global dalam waktu dekat.