Timex memperluas lini jam tangan mekanisnya lewat Expedition Field Post Titanium Automatic di pasar Amerika Serikat. Mengusung bodi titanium berlapis hitam, kaca safir, dan ketahanan air hingga 200 meter, jam ini menyasar pengguna yang menginginkan desain field watch tangguh tanpa bobot berlebih.
Jam tangan tersebut kini tersedia melalui situs resmi Timex Amerika Serikat dengan harga sekitar Rp7,6 jutaan (429 dolar AS). Belum ada informasi mengenai harga maupun ketersediaan resminya untuk pasar Indonesia, sehingga calon pembeli di Tanah Air perlu memperhitungkan biaya pengiriman, pajak, dan layanan purnajual jika membelinya dari luar negeri.
Bodi Titanium Ringan dengan Ketahanan Air 200 Meter
Expedition Field Post Titanium Automatic menggunakan case berdiameter 41 mm dengan ketebalan 13,5 mm. Material titanium membuatnya lebih ringan dibandingkan jam berbahan baja tahan karat, sebuah keuntungan yang terasa untuk pemakaian harian. Lapisan black IP memberikan tampilan gelap sekaligus membantu memperkuat karakter outdoor yang menjadi identitas seri Expedition.
Jarak lug-to-lug mencapai 50 mm, ukuran yang masih relatif aman untuk banyak pergelangan tangan, meski ketebalan 13,5 mm bisa terasa cukup berisi di balik manset kemeja. Timex membekalinya dengan crown screw-down dan threaded case back. Kombinasi ini menghasilkan rating ketahanan air 200 meter, sehingga jam dapat digunakan untuk berenang, snorkeling, hingga penyelaman rekreasional. Crown tetap tidak boleh diputar ketika jam berada di dalam air.
Kaca Safir, Dial Terbaca, dan Mesin Otomatis
Bagian depan memakai kaca safir tahan gores dengan lapisan anti-reflektif. Ini menjadi nilai penting untuk jam yang dirancang menemani aktivitas luar ruangan, karena permukaan kaca lebih sulit mengalami baret akibat penggunaan sehari-hari. Lapisan anti-reflektif juga membantu menjaga keterbacaan dial ketika terkena cahaya langsung.
Dial hitam bertekstur menampilkan angka Arab penuh dan jendela tanggal pada posisi pukul 3. Jarum serta indeks diberi material Super-LumiNova yang menyerap cahaya sekitar lalu memancarkan cahaya dalam kondisi gelap. Susunan ini lebih mengutamakan keterbacaan daripada tampilan dekoratif, sesuai konsep dasar field watch.
Di balik dial, terdapat mesin mekanis otomatis dengan 21 batu dan cadangan daya sekitar 40 jam. Mesin ini tidak menggunakan baterai karena memperoleh energi dari gerakan pergelangan tangan. Namun, ketika tidak dipakai selama akhir pekan, jam berpotensi berhenti setelah cadangan dayanya habis dan perlu diputar melalui crown. Mekanismenya dapat dilihat melalui case back transparan.
Strap Kulit Praktis, tetapi Harga Menjadi Pertimbangan
Timex memasangkan jam ini dengan strap kulit cokelat berukuran 20 mm. Strap tersebut menggunakan quick-release spring bar, sehingga pengguna bisa menggantinya dengan strap lain tanpa alat khusus. Fleksibilitas ini berguna bagi pemilik yang ingin mengubah tampilan dari gaya kasual outdoor menjadi lebih formal.
Dengan material titanium, kaca safir, mesin otomatis, dan ketahanan air 200 meter, spesifikasinya terlihat lebih serius daripada jam fashion biasa. Meski demikian, harga sekitar Rp7,6 jutaan menempatkannya di segmen yang cukup kompetitif. Pembeli perlu menilai apakah keunggulan bobot ringan dan ketahanan air tinggi lebih penting dibanding pilihan jam otomatis lain dengan diameter, ketebalan, atau jaringan servis yang lebih luas.
Expedition Field Post Titanium Automatic paling menarik bagi pengguna yang menyukai estetika militer klasik, tetapi tetap menginginkan material modern dan mesin mekanis. Ketiadaan informasi distribusi Indonesia juga menjadi faktor penting, terutama bagi konsumen yang mengutamakan garansi lokal dan kemudahan perawatan.