Pabrikan jam tangan legendaris Timex kembali memperluas portofolio lini vintage mereka dengan meluncurkan Timex Marlin Jet Chronograph. Jam tangan berdiameter 40mm ini memadukan estetika retro era 1960-an dengan mesin hibrida meca-quartz, dibanderol mulai estimasi Rp4,9 jutaan ($279) hingga Rp5,4 jutaan ($309). Kehadirannya menjadi angin segar bagi para pencinta horologi yang mendambakan sensasi visual kronograf mekanis tanpa harus merogoh kocek puluhan juta rupiah.
Koleksi Marlin Jet sendiri dikenal dengan pendekatan desain bergaya era antariksa (space-age) yang futuristik pada zamannya. Dalam iterasi kronograf terbarunya, Timex menghadirkan dua varian dial dan konfigurasi tali yang memadukan keanggunan kasual dengan sentuhan sporty.
Desain Retro Kubah Hesalite yang Ikonik
Daya tarik visual utama dari Timex Marlin Jet Chronograph terletak pada kubah kristal akrilik Hesalite yang melengkung ekstrem. Kubah cembung ini tidak hanya menutupi pelat jam utama, melainkan meluas hingga menyelimuti bezel beralur dan skala tachymeter internal. Teknik desain ini menciptakan efek visual tanpa tepi yang mulus, memberikan distorsi optik menawan khas jam tangan vintage era 1960-an.
Cangkangnya dibuat dari material stainless steel paduan finishing brushed dan polished yang presisi. Dimensinya dirancang proporsional untuk pergelangan tangan modern dengan lebar 40mm, jarak lug-to-lug 46,5mm, dan ketebalan 14mm. Profil ketebalan tersebut terbilang wajar mengingat kontribusi terbesar berasal dari kelengkungan kaca Hesalite yang dramatis.
Keunggulan Mesin Meca-Quartz: Kombinasi Presisi dan Sensasi Mekanis
Di balik tampilan klasiknya, Marlin Jet Chronograph ditenagai oleh mesin hibrida meca-quartz yang menggunakan daya baterai SR936SW. Sistem ini menggabungkan keunggulan dua dunia horologi. Untuk penunjuk waktu standar harian, jam ini mengandalkan sirkuit quartz konvensional yang terkenal sangat presisi, minim perawatan, dan hemat biaya produksi.
Namun, keajaiban sebenarnya terjadi saat fitur kronograf diaktifkan. Fungsi stopwatch dikendalikan oleh modul mekanis terpisah. Ketika tombol pusher ditekan, jarum detik kronograf tidak berdetak patah-patah per detik layaknya jam quartz biasa, melainkan menyapu halus (sweeping movement) layaknya jam tangan mekanis murni. Begitu tombol reset ditekan, jarum akan langsung melompat kembali seketika (flyback/snap-back) ke angka 12 tanpa jeda putaran lambat.
Varian Dial, Fitur Harian, dan Estimasi Ketersediaan
Timex menyediakan dua opsi varian yang berbeda karakter. Varian pertama mengusung dial bernuansa sage green dengan sub-dial kontras berwarna putih, dipadukan bersama deployant bracelet berbahan stainless steel seharga sekitar Rp5,4 jutaan ($309). Varian kedua menampilkan dial silver-tone dengan sub-dial biru navy, dipadukan dengan quick-release fabric strap berbahan plastik daur ulang seharga sekitar Rp4,9 jutaan ($279).
Kedua varian ini dilengkapi dengan jendela tanggal (date window) tepat di atas penanda pukul 6, indeks jam penuh, serta ketahanan air hingga 50 meter (5 ATM). Ketahanan air ini cukup untuk menangani percikan air hujan maupun aktivitas renang ringan, meski tidak disarankan untuk diving atau olahraga air ekstrem. Saat ini, kedua model telah terdaftar di toko resmi Timex global dan siap menjadi buruan para kolektor yang mencari kronograf bernilai tinggi.



