Casio mulai memperluas koleksi terbaru G-Shock Master of G ke pasar Eropa. Koleksi ini berisi tiga jam tangan tangguh, yakni Mudmaster GG-B100XMH-5A, Mudman GW-9500MH-5, dan Gravitymaster GR-B300H-5A.
Sebelumnya diperkenalkan di Jepang pada awal Agustus, ketiganya kini tercantum di situs resmi Casio untuk sejumlah negara Eropa. Namun, ekspansi ini belum sepenuhnya seragam. Konsumen di Inggris, misalnya, baru bisa menemukan model Mudmaster dalam daftar resmi Casio.
Desain Militer dengan Aksen yang Lebih Elegan
Ketiga model membawa identitas visual yang sama: bezel berlapis ion berwarna kuning keemasan, aksen cokelat, serta strap resin cokelat tua. Kombinasi tersebut membuat seri Master of G ini terlihat lebih hangat dibandingkan banyak G-Shock yang biasanya mengandalkan warna hitam, abu-abu, atau hijau militer.
Meski tampilannya lebih berkarakter, pendekatan ini tidak mengubah DNA utama Master of G. Ketiga jam tangan tetap dirancang untuk aktivitas luar ruang dan penggunaan berat. Perbedaan fungsi terletak pada fokus masing-masing lini: Mudmaster untuk kondisi berlumpur dan medan berat, Mudman untuk aktivitas lapangan, sedangkan Gravitymaster menyasar kebutuhan yang berkaitan dengan penerbangan serta mobilitas ekstrem.
Mudmaster Menjadi Model Paling Lengkap
GG-B100XMH-5A menjadi model paling berat sekaligus paling menonjol dalam trio ini. Bobotnya mencapai 104 gram, dengan bezel baja tahan karat yang dipadukan dengan case resin berpenguat serat karbon. Struktur Carbon Core Guard turut digunakan untuk membantu melindungi modul jam dari benturan.
Ketahanan fisiknya mencakup perlindungan terhadap lumpur dan debu, guncangan, serta ketahanan air hingga 200 meter. Casio juga membekali Mudmaster dengan seperangkat alat bantu luar ruang, termasuk kompas digital, altimeter, barometer, termometer, dan penghitung langkah. Fitur-fitur ini lebih relevan bagi pendaki, pekerja lapangan, atau pengguna yang sering beraktivitas di area dengan kondisi lingkungan berubah-ubah.
Konektivitas Bluetooth menjadi nilai tambah lain. Melalui aplikasi Casio Watches, jam dapat melakukan penyesuaian waktu otomatis serta menyimpan aktivitas melalui fitur Mission Log. Fitur tersebut berpotensi membantu pengguna mencatat perjalanan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada perangkat GPS khusus, meski sumber yang tersedia belum menjelaskan detail pelacakan lokasinya.
Mudman dan Gravitymaster Perlu Menunggu Detail Lebih Lengkap
Mudman GW-9500MH-5 memiliki bobot 88 gram, sehingga sedikit lebih ringan daripada Mudmaster. Informasi yang tersedia menempatkannya sebagai jam tangan yang tetap serius untuk kegiatan luar ruang, tetapi belum mengungkap seluruh rincian fitur dalam ekspansi Eropa ini.
Gravitymaster GR-B300H-5A melengkapi koleksi sebagai model yang berorientasi pada dunia penerbangan. Casio belum memberikan detail lengkap mengenai perbedaan teknisnya dalam informasi yang tersedia, sehingga calon pembeli sebaiknya tidak hanya mengandalkan kesamaan desain ketika membandingkan ketiganya.
Perluasan ke Eropa memang memperkuat sinyal bahwa koleksi ini sedang diarahkan ke pasar global. Namun, tercantumnya produk di situs regional belum otomatis berarti ketiganya akan segera tersedia di Indonesia. Penggemar G-Shock lokal masih perlu menunggu pengumuman resmi Casio Indonesia, termasuk informasi harga, garansi, dan model mana yang benar-benar masuk ke pasar domestik.



