Garmin kembali menegaskan posisinya di segmen smartwatch outdoor ketahanan tinggi melalui peluncuran Garmin Enduro 4. Mengandalkan teknologi layar Memory-in-Pixel (MiP) serta pengisian daya tenaga surya, jam tangan pintar ini menjanjikan masa pakai baterai yang hampir tak terbatas bagi para penggiat kegiatan ekstrem.
Dibanderol dengan harga rilis Rp15,9 jutaan ($899.99), Garmin Enduro 4 dirancang khusus untuk mengungguli lini flagship pendahulu maupun kompetitor sekelasnya seperti Garmin Fenix 9 Pro Solar yang dipasarkan sekitar Rp19,5 jutaan ($1,099). Perangkat ini memadukan material tangguh bodi polimer premium dan bezel titanium dengan dukungan fitur kesehatan mutakhir seperti sensor EKG dan pengukur suhu kulit.
Teknologi Power Sapphire dan Ketahanan Baterai Surya
Daya tarik utama Garmin Enduro 4 terletak pada pengelolaan dayanya. Jam tangan ini menggunakan layar MiP berukuran 1,4 inci dengan resolusi 280 x 280 piksel yang dipadukan dengan kaca Power Sapphire. Lapisan kaca safir ini terintegrasi langsung dengan sel baterai surya guna menyerap energi cahaya matahari secara optimal saat digunakan di luar ruangan.
Dalam pemakaian normal tanpa bantuan daya surya, perangkat ini mampu bertahan hingga 36 hari. Saat terpapar sinar matahari secara memadai, masa pakainya melonjak drastis hingga 90 hari. Bahkan, dalam mode hemat daya atau mode ekspedisi dengan pencahayaan matahari yang cukup, perangkat ini sanggup beroperasi tanpa batas waktu. Baterainya seolah tidak ada habisnya. Saat digunakan untuk melacak aktivitas olahraga secara terus-menerus menggunakan GPS, jam ini mampu bertahan hingga 144 jam nonstop.
Bodi Tangguh Bezel Titanium dan Dimensi Besar
Daya tahan baterai yang masif tentu berimbas pada profil fisik perangkat. Garmin Enduro 4 mengusung diameter bodi sebesar 51 milimeter dengan ketebalan 15,7 milimeter. Ukurannya tergolong sangat besar. Bagi pengguna bertangan kecil, dimensi ini mungkin terasa cukup mendominasi pergelangan tangan.
Kendati demikian, bobot dan ketahanannya tetap terjaga berkat penggunaan bodi polimer berkualitas tinggi yang dibingkai oleh bezel titanium. Smartwatch outdoor ini juga mengantongi ketahanan air hingga 5 ATM, menjadikannya tangguh untuk dipakai berenang maupun menerjang cuaca buruk di alam bebas. Garmin juga menyematkan lampu kilat LED terintegrasi untuk membantu navigasi saat kondisi gelap.
Fitur Kesehatan Mutakhir dan Ekosistem Garmin
Di balik aspek ketahanannya, Garmin Enduro 4 tidak memangkas fitur pintar dan pemantauan kesehatan. Perangkat ini dibekali sensor EKG untuk merekam ritme jantung, sensor suhu kulit, serta pengukur denyut jantung harian dan kadar oksigen darah (SpO2). Fiturnya tetap tergolong lengkap.
Untuk kebutuhan pemetaan dan navigasi, jam tangan ini menyediakan ruang penyimpanan internal sebesar 64 GB yang dapat memuat peta topografi, aplikasi, dan lagu. Konektivitasnya mencakup modul GPS presisi tinggi serta chip NFC yang mendukung pembayaran nirkontak via Garmin Pay. Pengguna juga dapat memantau konsumsi daya setiap fitur secara terperinci melalui aplikasi Power Manager bawaan. Lebih dari 100 profil aktivitas olahraga disiapkan untuk mengakomodasi berbagai jenis latihan ekstrem.
Harga dan Ketersediaan Pasar
Garmin Enduro 4 dijadwalkan meluncur secara resmi pada 9 Oktober 2026 dengan harga eceran yang direkomendasikan sebesar Rp15,9 jutaan ($899.99). Kehadirannya menjadi opsi menarik bagi atlet lari lintas alam, pendaki gunung, atau penggiat eksplorasi yang membutuhkan keandalan GPS dan daya tahan tanpa interupsi pengisian daya harian.
Meskipun ukurannya terbilang bongsor, kombinasi bezel titanium, layar MiP yang ramah sinar matahari, serta dukungan baterai surya tanpa batas menjadikan perangkat ini salah satu perangkat paling tangguh di kelasnya.


