Seiko Prospex Edisi Terbatas Ini Punya Dial yang Tak Terulang

Seiko membuka preorder Prospex 1965 Heritage Diver edisi terbatas dengan dial biru ombak hasil voting global dan produksi hanya 4.500 unit.

Penulis: Anif Sirsaeba
Tanggal: Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 01.08
Seiko Prospex 1965 Heritage Diver edisi terbatas dengan dial biru bermotif gelombang
Seiko Prospex 1965 Heritage Diver edisi terbatas menampilkan dial biru pirus bermotif gelombang, diproduksi 4.500 unit secara global.
Seiko

Seiko resmi membuka preorder untuk Prospex 1965 Heritage Diver edisi terbatas di Jepang. Dari total produksi global 4.500 unit, sebanyak 2.000 unit atau sekitar 44 persen dialokasikan khusus untuk pasar Jepang, sebuah porsi yang cukup besar untuk satu negara.

Jam tangan dengan referensi HBC011J tersebut dibanderol sekitar Rp22 jutaan (199.100 yen, termasuk pajak konsumsi Jepang). Preorder dilakukan melalui toko online resmi Seiko Jepang, dengan pengiriman yang dijadwalkan mulai 9 Oktober. Di pasar internasional, produk ini memakai referensi HBC011J1 dan jadwal distribusinya dapat berbeda.

Dial Biru Ini Terpilih dari Voting Global

Foto tampilan multi-monitor dan display Seiko Prospex Edisi Terbatas Ini Punya Dial yang Tak Terulan
Dukungan multi-monitor dan visual pada Seiko Prospex Edisi Terbatas Ini Punya Dial yang Tak Terulan. (Foto: Seiko)

Daya tarik utama Prospex terbaru bukan perubahan besar pada konstruksi, melainkan desain dial-nya. Seiko menggelar voting global selama satu bulan pada Juli 2025, menghadirkan empat pilihan warna yang mewakili tahapan cahaya dalam sehari: Sunrise Orange, Daytime Blue, Late Afternoon Green, dan Sunset Red.

Daytime Blue keluar sebagai pemenang dan diwujudkan melalui dial berwarna biru pirus dengan pola gelombang timbul. Bezel insert-nya menggunakan warna yang senada, menciptakan tampilan yang lebih ekspresif dibandingkan varian 1965 Heritage Diver standar. Seiko menyebut warna tersebut dapat berubah mengikuti sudut datang cahaya, tetapi tetap dirancang agar mudah dibaca saat digunakan di bawah air maupun dalam kondisi gelap.

Pola gelombang pada dial juga bukan sekadar ornamen. Desain tersebut merujuk pada simbol gelombang yang telah diukir Seiko pada bagian belakang sejumlah jam tangan selamnya sejak 1975. Bagi kolektor, detail ini memberi nilai historis sekaligus membedakan edisi terbatas tersebut dari model reguler.

Spesifikasi Tetap Fokus pada Platform Diver 1965

Foto tampilan multi-monitor dan display Seiko Prospex Edisi Terbatas Ini Punya Dial yang Tak Terulan
Dukungan multi-monitor dan visual pada Seiko Prospex Edisi Terbatas Ini Punya Dial yang Tak Terulan. (Foto: Seiko)

Di balik desain khususnya, Seiko tidak mengubah fondasi 1965 Heritage Diver. Casing baja berukuran 40 mm dengan ketebalan 13 mm dilengkapi lapisan super-hard coating untuk membantu mengurangi risiko goresan. Kaca yang digunakan adalah sapphire kristal dengan lapisan anti-reflektif di sisi dalam, kombinasi yang relevan bagi jam tangan mekanis di kelas harganya.

Untuk kebutuhan menyelam, jam ini memiliki crown ulir dan caseback solid yang mendukung ketahanan air hingga 300 meter. Indeks serta jarum dilapisi Lumibrite agar tetap terbaca dalam kondisi minim cahaya, sedangkan jendela tanggal ditempatkan di antara posisi pukul empat dan lima.

Mesin otomatis yang digunakan adalah kaliber 6R55, bagian dari keluarga 6R yang diperkenalkan pada 2023. Mesin ini beroperasi pada frekuensi 3 Hz, memiliki 24 jewel, dan menawarkan cadangan daya hingga 72 jam. Akurasi resminya berada pada kisaran minus 15 hingga plus 25 detik per hari. Angka tersebut wajar untuk jam mekanis, tetapi tetap perlu dipahami calon pembeli yang terbiasa dengan presisi jam kuarsa atau smartwatch.

Harga Kolektor dan Keterbatasan Distribusi

Ilustrasi csm seiko prospex hbc011j1 01 08fe04925c Seiko Prospex Edisi Terbatas Ini Punya Dial yang Tak Terulan
Detail tampilan dan desain Seiko Prospex Edisi Terbatas Ini Punya Dial yang Tak Terulan. (Foto: Seiko)

Seiko menyertakan pengiriman gratis, layanan bungkus hadiah, serta garansi tiga tahun untuk pembelian melalui toko online Jepang. Namun, pembeli tidak dapat memilih tanggal maupun waktu pengiriman. Boutique Seiko di Inggris mencantumkan jadwal pengiriman 1 Oktober, sehingga konsumen di setiap negara perlu memeriksa kanal resmi masing-masing.

Keputusan Seiko untuk tidak memproduksi tiga desain lain dari voting global membuat varian Daytime Blue menjadi satu-satunya hasil final dari proyek tersebut. Ini dapat memperkuat daya tariknya bagi kolektor, meski harga sekitar Rp22 jutaan belum memperhitungkan biaya impor, pajak tambahan, atau margin distributor jika produk masuk ke Indonesia.

Bagi pembeli biasa, platform standar dengan fungsi serupa kemungkinan menawarkan nilai yang lebih rasional. Namun, bagi penggemar Seiko Prospex yang mengutamakan dial unik, sejarah desain, mesin otomatis dengan cadangan daya panjang, serta jumlah produksi terbatas, model ini memiliki alasan kuat untuk dipertimbangkan sebelum stok preorder habis.

Eksplorasi Seri & Berita Seiko Lainnya

Kumpulan ulasan mendalam, bocoran, dan kabar terbaru seputar Seiko.

Lihat Semua Seiko
TERKAIT

TERKAIT