Menikmati siaran langsung pertandingan sepak bola kini memasuki babak baru yang kian imersif. Kamera wearable kompak Xacti CX-WL100 belum lama ini dipakai untuk merekam aksi langsung dari sudut pandang wasit di tengah lapangan hijau.
Siaran televisi nasional di Jepang oleh TBS pada 1 Oktober lalu memperlihatkan bagaimana sudut pandang pengadil lapangan dapat disiarkan secara langsung kepada penonton di rumah. Perangkat mini ini dirancang khusus untuk menghadapi tantangan ekstrem merekam video sambil berlari kencang.
Ukuran perangkat ini menjadi daya tarik utama. Kepala kamera Xacti CX-WL100 memiliki dimensi sekitar 25 kali 34 kali 34 milimeter dengan bobot hanya 29,5 gram di luar kabel penghubungnya. Menjaga gambar tetap stabil di tengah guncangan lari wasit tentu bukan perkara mudah.
Teknologi Stabilisasi Atasi Guncangan Lari Wasit
Tim produksi siaran TBS Act sempat meragukan apakah rekaman video mampu bertahan dari guncangan fisik gerakan wasit yang konstan. Wasit harus berlari, berputar, serta mengikuti arah bola sepanjang pertandingan berlangsung tanpa henti.
Berkat teknologi image stabilisation milik Xacti, rekaman video yang dihasilkan tetap mulus dan nyaman disaksikan penonton di layar televisi. Sistem transmisi video LMS atau Live Multi Studio dari TBS dan WOWOW Entertainment dipakai untuk menyalurkan data visual tersebut ke ruang siaran.
Kamera ini mampu merekam video beresolusi Full HD pada kecepatan 30 frame per detik. Sistem perangkat terbagi menjadi dua bagian utama, yakni kepala kamera super ringan yang terhubung ke unit utama terpisah melalui kabel.
Regulasi Baru dan Adopsi Global
Penggunaan kamera wasit di pertandingan resmi kini mulai mendapat pengesahan regulasi. Aturan Laws of the Game 2026/27 mengizinkan penyelenggara kompetisi untuk memakaikan kamera tubuh kepada wasit dan ofisial pertandingan.
Namun terdapat batasan ketat dalam aturan tersebut. Mikrofon kamera dilarang dipakai untuk menyiarkan komunikasi suara langsung dengan perangkat Video Assistant Referee demi menjaga kerahasiaan tugas.
Langkah serupa juga mulai diterapkan di panggung sepak bola internasional. FIFA menyatakan bahwa lini kamera khusus wasit telah diuji sepanjang fase grup Piala Dunia 2026 menggunakan teknologi stabilisasi Lenovo guna meredam pergerakan cepat di lapangan.
Bagi industri penyiaran olahraga, inovasi ini membuka perspektif visual yang sama sekali berbeda dari biasanya. Kamera tidak lagi sekadar berdiri di pinggir lapangan atau di belakang gawang, melainkan berlari bersama ritme permainan itu sendiri.