WEARABLES / LIPUTAN KHUSUS

Kacamata Pintar AI Rollme Dirilis: Kamera Sony & Penerjemah Rp1,6 Juta

/ Rollme meluncurkan kacamata pintar View Series seharga Rp1,6 jutaan dengan kamera Sony 12MP, asisten AI berbasis ChatGPT, dan penerjemah langsung.

ANIF SIRSAEBA •
Kacamata pintar AI Rollme View Series dengan kamera Sony dan fitur penerjemah bahasa
Rollme View Series menghadirkan kacamata pintar AI berpenampilan kasual dengan kamera Sony 12MP dan harga terjangkau.
FOTO: Rollme

Pasar kacamata pintar kini semakin ramah di kantong dengan hadirnya produk terbaru dari Rollme. Produsen perangkat sandang ini resmi merilis lini kacamata pintar AI bertajuk View Series yang dibanderol dengan harga sangat terjangkau, yakni sekitar Rp1,6 jutaan ($99.99). Lini ini hadir dalam dua gaya bingkai berbeda, yaitu AuraView dan ProView, yang memadukan modul kamera, audio open-ear, serta teknologi kecerdasan buatan ke dalam desain kacamata bergaya kasual.

Langkah Rollme ini menjadi sinyal kuat bahwa teknologi perangkat sandang berbasis kecerdasan buatan tidak lagi menjadi monopoli produk kelas atas berharga fantastis. Dengan membawa harga di bawah dua juta rupiah, perusahaan berupaya mendemokratisasi fitur asisten visual dan penerjemah bahasa langsung untuk penggunaan sehari-hari.

Kamera Sony 12 MP dan Fitur AI Berbasis ChatGPT

Ilustrasi rollme view series ai smart glasses 1 Kacamata Pintar AI Rollme Dirilis: Kamera Sony & Penerjemah
Detail tampilan dan desain Kacamata Pintar AI Rollme Dirilis: Kamera Sony & Penerjemah. (Foto: Sony)

Di sektor fotografi, Rollme View Series dibekali sensor kamera Sony IMX386 beresolusi 12 megapiksel yang terpasang rapi pada bingkai kacamata. Tangkapan gambar sudut pandang orang pertama (first-person) dapat diambil secara instan dalam waktu 0,6 detik hanya dengan menekan tombol fisik di gagang kacamata. Untuk perekaman video, perangkat ini menyertakan fitur Electronic Image Stabilization (EIS) guna meredam guncangan saat pengguna berjalan.

Seluruh hasil foto dan video disimpan terlebih dahulu di memori internal berkapasitas 4GB sebelum diunggah ke smartphone. Tak kalah menarik, kacamata pintar ini mengusung konfigurasi pemrosesan dual-chip yang menggerakkan asisten suara onboard yang didukung oleh model bahasa besar seperti ChatGPT. Fitur AI ini mampu mengenali objek dan landmark di sekitar pengguna, menerjemahkan teks cetak, hingga menyajikan terjemahan bahasa secara langsung dalam percakapan nyata.

Audio Open-Ear dan Konektivitas Nirkabel Modern

Sektor audio memanfaatkan speaker terarah (directional speakers) yang ditempatkan pada gagang kacamata persis di luar telinga. Desain open-ear ini memungkinkan pengguna mendengarkan musik atau menjawab panggilan telepon sambil tetap waspada terhadap suara di lingkungan sekitar. Rollme mengklaim bahwa struktur speaker ini dirancang khusus untuk meminimalkan kebocoran suara sehingga percakapan telepon tidak mudah terdengar oleh orang lain di sekitar.

Konektivitas nirkabelnya sudah sangat modern dengan dukungan Bluetooth 5.4 dan Wi-Fi 6 untuk proses sinkronisasi data yang cepat ke ponsel pintar. Dari segi daya, perangkat menyimpang baterai berkapasitas 280mAh yang diisi menggunakan kabel pengisi daya magnetis. Daya tahannya diklaim sanggup mencapai 10 hingga 12 jam pemakaian standar, meski durasi ini tentu akan berkurang lebih cepat jika pengguna aktif merekam video atau menggunakan fitur penerjemah AI secara intensif.

Pilihan Desain Bingkai dan Ketersediaan Pasar

Untuk mengakomodasi preferensi gaya pengguna, Rollme menyediakan dua varian desain berbeda. Varian AuraView mengusung gaya setengah bingkai berbahan logam yang elegan dengan lensa berwarna cokelat. Sementara itu, varian ProView tampil dengan bingkai plastik penuh yang lebih sporty dan menyediakan opsi lensa gelap maupun transparan.

Kedua varian dari Rollme View Series ini sudah dapat dipesan secara global melalui situs resmi Rollme dengan harga peluncuran sekitar Rp1,6 jutaan ($99.99). Kehadirannya menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang ingin merasakan kecanggihan kacamata AI tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Sumber: Gizmochina
A
SENIOR AUDIO & WEARABLE SPECIALIST

Anif Sirsaeba

Mengelola dan menulis liputan audio, wearable, dan inovasi AI di KabarGadget.id. Fokus pada TWS, smartwatch, kamera, dan perkembangan model AI.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH ANIF SIRSAEBA →

TERKAIT