Produsen horologi mewah Ressence resmi mengumumkan kehadiran model terbarunya, Ressence Type 10 DN Dark Night. Perangkat penunjuk waktu edisi terbatas ini siap dikirimkan kepada para pemesan mulai November 2026 setelah pertama kali dipamerkan pada ajang WatchTime New York 2026. Model ini mencatatkan sejarah baru bagi pabrikan karena memadukan tampilan unik berbasis cairan oli dengan mesin internal buatan sendiri.
Dibanderol seharga Rp955,8 jutaan ($54,000 atau CHF 45.000 sebelum pajak), penunjuk waktu ini diproduksi dalam Edisi Terbatas 100 Unit di seluruh dunia. Balutan warna biru gelap yang mendalam menyelimuti bagian cangkang, dial, hingga tali karet terintegrasi.
Mesin In-House RW-04 Gantikan Basis ETA
Sebelum kehadiran seri ini, seluruh jam tangan berbasis cairan oli buatan Ressence mengandalkan mesin yang dimodifikasi dari basis ETA. Kehadiran kaliber otomatis Caliber RW-04 merubah fakta tersebut secara signifikan. Ressence merancang mesin ini secara mandiri dengan menggandeng spesialis jam tangan asal Swiss, Concepto. Pengembangan ini melanjutkan basis RW-01 yang sebelumnya diperkenalkan pada seri Type 11.
Mesin Caliber RW-04 dilengkapi dengan dua barel yang sanggup memberikan daya tahan cadangan energi hingga 60 jam. Daya ini meningkat drastis jika dibandingkan dengan model berbasis oli sebelumnya yang hanya bertahan 36 jam. Kaliber ini berdetak pada frekuensi 28.800 vph (4 Hz). Mesin ini dirakit dari 252 komponen spesifik. Komponen tersebut merupakan bagian dari total 538 komponen yang membentuk keseluruhan struktur jam.
Teknologi Layar Berbasis Oli ROCS 10
Inovasi utama terletak pada arsitektur dua ruang terpisah yang disegel rapat. Modul tampilan Sistem Oli ROCS 10 (Ressence Orbital Convex System) terendam dalam cairan oli pada ruang bagian atas. Sementara itu, mesin Caliber RW-04 beroperasi di ruang berudara pada bagian bawah. Tidak ada sambungan fisik langsung antara kedua ruang tersebut.
Transmisi pergerakan memanfaatkan teknologi magnetik tingkat tinggi. Magnet mikro pada piringan pemutar bawah menarik piringan pasangan di dalam cairan oli melewati membran tipis berbahan titanium. Sistem ini membuat seluruh indikator berputar mulus tanpa gesekan udara. Sebuah membran ekspansi khusus disematkan untuk mengompensasi perubahan volume oli akibat perubahan suhu. Sebanyak 196 komponen jam tangan berada langsung di dalam modul oli ini.
Piringan berputar menggantikan fungsi jarum jam konvensional. Sistem penunjuk waktu ini menampilkan jam, menit, zona waktu kedua, serta penunjuk detik 120-detik. Terdapat pula indikator warna yang memantau suhu oli. Indikator ini akan menyala hijau saat suhu berada pada rentang temperatur ruangan.
Bodi Titanium dan Kemudahan Penggunaan
Cangkang berdiameter 41,5 mm ini dibuat dari material Bodi Titanium Grade 5 terpoles bertabur lapisan DLC biru gelap. Bagian bezel titanium terdiri dari 24 segmen yang memadukan sisipan berlapis lume sandblasted dengan bagian brushed halus. Jam tangan mewah ini memiliki bobot bersih 82 gram. Ketahanan air perangkat ini mencapai 50 meter (5 ATM).
Desainnya dibuat tanpa mahkota. Jam tangan ini tidak memiliki crown atau mahkota pemutar konvensional di sisi cangkang. Pengisian daya manual serta pengaturan waktu dilakukan seluruhnya melalui bagian cangkang belakang (caseback). Langkah ini menjaga estetika bodi tetap mulus dan simetris dari segala sudut.
Sebagai produk Jam Tangan Edisi Terbatas yang sangat eksklusif, calon pembeli disarankan untuk langsung mengonfirmasi ketersediaan stok melalui jaringan ritel resmi Ressence. Gabungan teknologi mekanikal internal dan tampilan cairan oli menjadikan Ressence Type 10 DN sebagai penanda pencapaian teknis baru di dunia Horologi.