Google tampaknya bersiap memperbarui jajaran gelang pintar (smartband) garapannya melalui bocoran perangkat terbaru bernama Google Fitbit Edge. Setelah hampa tanpa pembaruan di lini Fitbit Charge sejak 2023, kehadiran perangkat ini menjadi jawaban Google untuk mengisi celah antara gelang pintar dasar tanpa layar dan smartwatch penuh seperti Pixel Watch 5. Mengusung posisi sebagai gelang pintar premium, perangkat ini dirancang dengan dukungan lintas platform yang fleksibel.
Bocoran gambar eksklusif yang diungkap Android Headlines memperlihatkan Google Fitbit Edge hadir dengan layar berbentuk oval yang ringkas. Perangkat ini diposisikan di kelas menengah, tepat di atas Fitbit Air yang dibanderol Rp1,8 jutaan ($99). Di sisi performa daya, Google menjanjikan efisiensi tinggi dengan ketahanan baterai 7 hari untuk penggunaan harian.
Spesifikasi Utama dan Integrasi Aplikasi Ekosistem Google
Meskipun ukurannya tergolong ringkas, Google Fitbit Edge dibekali serangkaian fitur kebugaran dan navigasi yang terbilang lengkap. Terdapat GPS terintegrasi langsung di dalam bodi, sehingga pengguna tidak perlu lagi bergantung pada ponsel saat melacak rute lari atau bersepeda. Perangkat ini juga dilengkapi altimeter untuk mengukur ketinggian, pemantau aktivitas otomatis, serta sistem notifikasi yang terhubung ke ponsel.
Menariknya, perangkat ini menjalankan sejumlah aplikasi terbatas namun krusial dari ekosistem Google. Pengguna dapat mengakses Google Maps untuk panduan arah, YouTube Music untuk kontrol audio, hingga Find My Phone untuk mencari perangkat terselip. Fitur ini memberi nilai tambah praktis.
Desain Bodi Dua Warna dan Kompatibilitas Lintas Platform
Dari segi estetika, bocoran menunjukkan tiga varian warna utama yang selaras dengan lini ponsel Pixel 11 Pro: hitam (Obsidian), hijau (Olive), dan oranye (Canyon). Varian hijau dan oranye menggunakan bingkai dua warna (two-toned frame), dengan aksen emas yang lebih terang pada varian oranye. Terdapat tombol fisik memanjang di kedua sisi bodi untuk navigasi. Google juga menerapkan mekanisme jepit (pinch mechanism) untuk mengganti tali jam, berbeda dari sistem pengunci pada Pixel Watch.
Keunggulan utama lainnya terletak pada fleksibilitas sistem operasi. Berbeda dari Pixel Watch 5 yang menjalankan Wear OS dan terbatas untuk pengguna Android, Google Fitbit Edge tidak menggunakan Wear OS. Hal ini membuatnya kompatibel penuh dengan perangkat Android maupun iOS. Pilihan pas bagi pengguna iOS.
Posisi Pasar dan Estimasi Harga Kompetitif
Kemunculan perangkat ini sebenarnya sudah diisyaratkan oleh Google melalui materi promosi seri Pixel 11 pada Agustus lalu. Gelang pintar ini diperkirakan bakal resmi meluncur sebelum akhir bulan ini guna menyambut musim belanja akhir tahun. Estimasi harganya diprediksi berada di rentang Rp2,6 jutaan ($149) hingga Rp3,5 jutaan ($199), sejalan dengan riwayat harga seri Fitbit Charge sebelumnya.
Dengan spesifikasi tersebut, Google Fitbit Edge akan langsung berhadapan dengan gelang pintar kelas atas lain seperti Xiaomi Band 10 Pro atau Huawei Band 11 Pro. Walau harganya berada di atas rata-rata smartband pro di pasaran yang biasa dijual di bawah Rp1,4 jutaan ($80), keberadaan fitur GPS terintegrasi, daya tahan baterai 7 hari, serta integrasi layanan Google menjadikannya salah satu opsi gelang pintar premium paling menarik di kelasnya.


