Garmin resmi menggelar pembaruan firmware stabil bertajuk System Software 27.18 untuk jajaran smartwatch kelas atas generasi sebelumnya. Pembaruan ini menyasar jam tangan pintar populer seperti Garmin Fenix 7, Fenix 7 Pro, Epix Gen 2, Enduro 2, hingga lini ultra-premium Marq Gen 2. Setelah melalui serangkaian pengujian beta, pembaruan stabil ini membawa delapan perbaikan bug krusial yang selama ini dikeluhkan oleh para pengguna outdoor dan atlet ketahanan.
Langkah Garmin menghadirkan pembaruan berkala untuk jam tangan pintar generasi terdahulu mempertegas komitmen produsen asal Amerika Serikat ini dalam menjaga nilai guna perangkat premium mereka. Seri Fenix 7 Pro sendiri saat ini dijual dengan kisaran harga mulai Rp12,9 jutaan ($729) di pasar global, yang menjadikannya investasi jangka panjang bagi para antusias olahraga. Dengan pembaruan ini, stabilitas perangkat kembali terjamin tanpa perlu memaksakan pengguna melakukan upgrade ke generasi yang lebih baru.
Perbaikan Bug Kritis: Tidak Ada Lagi Masalah Mati Mendadak
Salah satu perbaikan paling vital dalam pembaruan System Software 27.18 adalah perbaikan bug yang menyebabkan perangkat mati mendadak (shutdown) saat pengguna mengaktifkan fitur navigasi. Bagi para pendaki gunung, pelari lintas alam (trail runner), maupun pengembara yang sangat bergantung pada pemetaan peta di pergelangan tangan, bug ini sempat menjadi kendala serius yang mengganggu kenyamanan berpetualang.
Selain itu, Garmin juga mengatasi masalah pencahayaan layar pada Mode Tidur (Sleep Mode). Sebelumnya, sebagian pengguna melaporkan bahwa kecerahan layar sering kali keluar dari mode tidur pada waktu yang tidak tepat, sehingga mengganggu waktu istirahat dan memboroskan konsumsi baterai secara tak terduga. Dengan pembaruan ini, pengaturan kecerahan layar saat mode istirahat dipastikan berjalan lebih presisi.
Daftar Lengkap Peningkatan Fitur dan Stabilitas Firmware 27.18
Pembaruan System Software 27.18 menyajikan delapan daftar perbaikan komprehensif yang meningkatkan pengalaman pemakaian harian maupun saat berolahraga berat. Berikut adalah rincian perbaikan utama yang dihadirkan Garmin dalam pembaruan kali ini:
1. Pengendalian Musik Wi-Fi: Memperbaiki masalah pada model tanpa Wi-Fi yang sebelumnya kehilangan akses ke kontrol musik. 2. Inversi Warna Layar: Memperbaiki bug di mana skema warna layar terkadang berbalik (invert) secara acak saat aktivitas olahraga berlangsung. 3. Koneksi Sensor HRM: Memperbaiki kegagalan sistem saat menghubungkan jam tangan dengan sensor pemantau detak jantung (Heart Rate Monitor) eksternal pada koneksi terbuka. 4. Tampilan Mode Tidur: Mengatasi masalah tampilan layar yang keluar dari Mode Tidur sebelum waktunya. 5. Suara Fitur Find My Phone: Memperbaiki bug pada fitur pencari ponsel yang terkadang tidak mengeluarkan suara peringatan setelah pengguna menyelesaikan aktivitas olahraga. 6. Timer Pemancingan: Memperbaiki timer interval pada profil aktivitas memancing (Fish Interval) yang gagal melakukan reset setelah mencatat hasil tangkapan. 7. Stabilitas Navigasi: Memperbaiki kecacatan sistem yang menyebabkan perangkat mati mendadak saat menggunakan fitur navigasi GPS. 8. Pembaruan Data Cuaca: Memperbaiki sinkronisasi data cuaca yang terkadang gagal terbarui secara otomatis.
Jadwal Peluncuran dan Cara Update Manual
Garmin mengonfirmasi bahwa distribusi System Software 27.18 dilakukan secara bertahap secara over-the-air (OTA). Saat ini, diperkirakan sekitar 50 persen pengguna smartwatch yang kompatibel telah menerima notifikasi pembaruan secara otomatis melalui aplikasi Garmin Connect di smartphone mereka.
Bagi pengguna yang belum menerima notifikasi otomatis, pembaruan dapat dilakukan secara manual langsung dari unit smartwatch. Pengguna cukup menavigasi ke Menu Utama (Main Menu) > Pengaturan (Settings) > Sistem (System) > Pembaruan Perangkat Lunak (Software Update), lalu pilih Periksa Pembaruan (Check for Updates). Pastikan jam tangan terhubung ke koneksi Wi-Fi yang stabil atau terhubung dengan ponsel pintar melalui Bluetooth untuk mempercepat proses pengunduhan.



