Garmin kembali mempercepat ritme pengembangan perangkat lunak untuk lini smartwatch flagship milik mereka. Hanya dalam kurun waktu sekitar tiga minggu, produsen jam tangan pintar asal Amerika Serikat tersebut telah meluncurkan empat pembaruan versi beta untuk keluarga Garmin Fenix 8. Pembaruan terkini hadir melalui Beta Version 24.16, yang memboyong belasan perbaikan bug serta optimasi antarmuka secara langsung kepada peserta program pengujian beta.
Langkah Garmin merilis pembaruan firmware ini menegaskan fokus mereka pada kestabilan perangkat di lapangan. Perangkat kelas atas seperti Fenix 8 Pro yang dipasarkan di kisaran Rp18,2 jutaan ($1,029) menuntut keandalan tinggi tanpa cela performa. Pembaruan sistem yang disalurkan secara otomatis lewat mode over-the-air (OTA) ini menyasar berbagai kendala teknis, mulai dari eror navigasi yang memicu reboot hingga masalah sinkronisasi data rute.
Pembenahan Bug Kritis Navigasi dan Dukungan Bahasa
Pengujian mandiri dan laporan pengguna sebelumnya menunjukkan adanya bug mengganggu saat navigasi diaktifkan pada bahasa sistem tertentu. Pada pembaruan Beta Version 24.16 ini, Garmin secara spesifik membereskan masalah sistem yang dapat mengalami reboot mendadak saat bernavigasi menggunakan bahasa Jerman. Kestabilan navigasi kini lebih terjaga.
Selain masalah navigasi, pembaruan ini juga menangani kendala teknis sinkronisasi rute pada aplikasi Garmin Connect. Rute atau jalur latihan dengan nama yang terlalu panjang kini dapat muncul dengan sempurna di layar perangkat setelah proses sinkronisasi. Garmin turut memperluas kompatibilitas simbol mata uang pada font bawaan, serta membenahi beberapa kesalahan penerjemahan pada tampilan bahasa Mandarin.
Optimalisasi Mode Olahraga, Widget Golf, dan Notifikasi
Aspek pemantauan olahraga dan aktivitas luar ruang juga mendapat perhatian serius dalam pembaruan firmware ini. Masalah hilangnya metrik bobot beban (pack weight) pada riwayat aktivitas setelah pengguna menyelesaikan latihan berbeban kini telah diatasi. Garmin juga memperbaiki eror penentuan pergelangan tangan pada mode renang yang sebelumnya kerap terdeteksi sebagai status Unknown.
Bagi para penggemar olahraga golf, Garmin Fenix 8 mendapatkan perbaikan khusus pada sektor widget. Masalah hilangnya widget Golf Performance dan fitur pemilih lubang radial (radial hole picker) yang sempat tidak berfungsi kini sudah kembali normal. Notifikasi peringatan badai (storm alerts) juga telah disesuaikan agar menggunakan nada dan getaran khas jam tangan, alih-alih mengikuti gaya nada pemberitahuan ponsel.
Catatan Pengujian Firmware dan Fitur yang Masih Dibatasi
Meskipun membawa 12 daftar pembaruan dan perbaikan yang signifikan, Garmin mengonfirmasi bahwa beberapa fitur pemantauan kesehatan khusus masih dinonaktifkan sementara. Fitur pengukur EKG (Elektrokardiogram) dan fungsi pendukung selam (Dive features) belum diaktifkan pada pembaruan Beta Version 24.16 ini untuk seluruh varian Fenix 8, termasuk seri Fenix 8 Pro.
Kebijakan ini biasa dilakukan Garmin pada fase pengujian beta firmware untuk memastikan kestabilan core sistem sebelum fitur medis dan sertifikasi keselamatan diaktifkan kembali pada versi publik final. Pengguna yang terdaftar dalam program beta dapat langsung mengunduh pembaruan ini secara manual lewat menu pengaturan perangkat jika belum menerima notifikasi otomatis OTA.
Evaluasi Pembaruan: Peningkatan Kinerja yang Diperlukan
Kehadiran Beta Version 24.16 membuktikan respons cepat Garmin terhadap masukan dari komunitas pengguna jam tangan pintar premium. Langkah ini sangat krusial untuk menjaga reputasi lini Fenix sebagai perangkat navigasi luar ruang yang tangguh dan andal.
• Kelebihan Utama: Menghilangkan eror reboot saat navigasi, memperbaiki kestabilan widget golf, dan menyempurnakan sinkronisasi rute Garmin Connect berformat nama panjang.
• Kekurangan & Catatan: Fitur EKG dan indikator mode penyelaman (Dive features) masih dinonaktifkan selama fase uji coba beta ini.


