G-Shock Surfing Baru Ini Bisa Pantau Detak Jantung

Casio memperluas G-Shock kolaborasi Kanoa Igarashi ke Eropa, membawa sensor detak jantung, analisis latihan, dan fitur khusus peselancar.

Penulis: Anif Sirsaeba
Tanggal: Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 14.00
Casio G-Shock GBX-H5600KI-5 kolaborasi Kanoa Igarashi dengan sensor detak jantung
Casio G-Shock GBX-H5600KI-5 membawa sensor detak jantung dan fitur data pasang-surut untuk pengguna outdoor.
Casio

Casio mulai memperluas pasar G-Shock GBX-H5600KI-5, jam tangan pintar hasil kolaborasi keempatnya dengan peselancar profesional Kanoa Igarashi. Setelah diperkenalkan pada awal bulan ini, model yang terinspirasi dari kota pesisir Ericeira, Portugal, kini muncul di sejumlah situs Casio untuk pasar Eropa.

Produk ini bukan sekadar G-Shock dengan tampilan baru. Berbasis platform GBX-H5600, jam tersebut membawa sensor detak jantung optik dan akselerometer tiga sumbu untuk menganalisis aktivitas latihan. Casio menargetkan pengguna yang membutuhkan data olahraga, terutama peselancar, tanpa meninggalkan karakter tangguh khas lini G-Shock.

Desain Terinspirasi Tebing dan Laut Ericeira

Foto tampilan multi-monitor dan display G-Shock Surfing Baru Ini Bisa Pantau Detak Jantung
Dukungan multi-monitor dan visual pada G-Shock Surfing Baru Ini Bisa Pantau Detak Jantung. (Foto: Dokumentasi Resmi)

GBX-H5600KI-5 menggunakan resin berbasis bio pada bezel dan talinya. Material tersebut dibentuk dengan teknik cetak campuran warna cokelat yang dimaksudkan untuk menggambarkan tebing pesisir Ericeira. Karena warna tercampur selama proses produksi, setiap unit memiliki pola visual yang sedikit berbeda.

Aksen lavender pada bagian muka jam dibuat melalui proses deposisi uap. Warna ini merujuk pada suasana laut saat senja. Identitas Igarashi tampil melalui tanda tangan di bawah layar dan pada penutup belakang, sementara nomor World Surf League miliknya, 50, tercetak di bagian bawah tali.

Dengan ukuran 51,1 x 44,5 x 17,3 mm dan bobot 47 gram, jam ini tetap tergolong besar, tetapi relatif ringan untuk perangkat dengan konstruksi tangguh. Casio menyertakan penutup belakang berbahan resin yang diperkuat serat karbon. Menurut perusahaan, rancangan tersebut mengurangi bobot sekitar 18 gram dibandingkan model pemantau detak jantung sebelumnya.

Sensor Detak Jantung dan Analisis Latihan

Foto tampilan multi-monitor dan display G-Shock Surfing Baru Ini Bisa Pantau Detak Jantung
Dukungan multi-monitor dan visual pada G-Shock Surfing Baru Ini Bisa Pantau Detak Jantung. (Foto: Dokumentasi Resmi)

Sensor optik pada bagian belakang jam dapat memantau detak jantung secara berkelanjutan hingga 35 jam. Data tersebut dipadukan dengan akselerometer tiga sumbu dan algoritma Polar untuk menghasilkan analisis latihan, termasuk beban kardio dan pemulihan tidur.

Fitur olahraga yang tersedia mencakup pencatatan kecepatan, jarak, dan panjang langkah. Bagi peselancar, jam ini juga menampilkan grafik pasang-surut, fase bulan, serta waktu matahari terbit dan terbenam. Informasi tersebut dapat membantu merencanakan sesi latihan, meski pengguna tetap perlu memahami bahwa data dari jam tangan bukan pengganti perangkat medis atau instruktur profesional.

Layar MIP LCD menjadi pilihan yang masuk akal untuk perangkat outdoor. Panel ini dirancang agar tetap mudah dibaca di bawah sinar matahari langsung maupun saat pengguna berada di dalam air. Casio juga membekalinya dengan kaca mineral, ketahanan air hingga 200 meter, serta pengisian daya tenaga surya.

Harga Eropa dan Kapan Bisa Dibeli?

Foto tampilan multi-monitor dan display G-Shock Surfing Baru Ini Bisa Pantau Detak Jantung
Dukungan multi-monitor dan visual pada G-Shock Surfing Baru Ini Bisa Pantau Detak Jantung. (Foto: Dokumentasi Resmi)

Casio mencantumkan GBX-H5600KI-5 dengan harga sekitar Rp6,7 jutaan (€329) di situs berbahasa Jerman, Belanda, dan Spanyol. Namun, halaman produk tersebut belum menyediakan tombol pembelian. Calon pembeli baru bisa mendaftarkan diri untuk menerima notifikasi, sehingga tanggal penjualan resminya masih belum jelas.

Laporan T3 menyebut peluncuran di pasar selain Jepang dan Amerika Serikat kemungkinan berlangsung pada September. Casio belum mengonfirmasi jadwal distribusi untuk Indonesia, termasuk harga lokal dan ketersediaan layanan purnajual.

Dari sisi nilai guna, model ini paling menarik bagi peselancar, pelari, atau pengguna outdoor yang menginginkan pemantauan latihan dalam bodi tahan air dan tahan banting. Sebaliknya, pengguna yang hanya membutuhkan notifikasi, pelacakan kesehatan dasar, atau layar sentuh modern mungkin akan menemukan smartwatch lain yang lebih fleksibel dengan harga serupa.

Eksplorasi Seri & Berita Casio Lainnya

Kumpulan ulasan mendalam, bocoran, dan kabar terbaru seputar Casio.

Lihat Semua Casio
TERKAIT

TERKAIT