Casio kembali menjalin kolaborasi ikonis dengan gitaris legendaris Jepang, Tomoyasu Hotei, dengan menghadirkan jam tangan edisi spesial berakar pada seri G-Shock GM-5600UB-1. Mengusung motif khas "Guitarhythm" yang kini dibalut dengan nuansa abu-abu dan hitam yang lebih terkesan mature di atas bezel berbahan logam, gawai penunjuk waktu ini diperkirakan dibanderol pada kisaran Rp3,5 jutaan hingga Rp4,5 jutaan saat dirilis secara resmi.
Kolaborasi edisi terbatas ini menjadi yang keempat kalinya dalam sejarah kerja sama Casio dan Hotei, sekaligus menjadi rilisan perdana dalam lima tahun terakhir setelah model GA-2100 di tahun 2021. Kehadiran seri GM-5600UB-1 edisi spesial ini tidak hanya memikat para kolektor horologi dan penggemar musik, tetapi juga menegaskan evolusi lini G-Shock kolaboratif ke platform berbahan stainless steel yang lebih premium.
Desain Khas Guitarhythm dengan Bezel Logam Premium
Detail terbaru yang beredar dari penampakan fisik gawai ini menunjukkan eksekusi visual yang jauh lebih matang dibandingkan rilisan awal. Berbeda dari edisi terdahulu yang mengandalkan kontras monokrom tajam (hitam-putih), model GM-5600UB-1 ini mengadopsi palet warna abu-abu gelap di atas permukaan resin hitam. Motif geometris Guitarhythm yang menjadi ciri khas identik Tomoyasu Hotei terukir mengalir dari strap resin hingga menutupi bezel logam stainless steel yang melapisi bodi utama.
Untuk melengkapi estetika maskulin dan tangguh, Casio menyematkan layar negative LCD yang dikelilingi oleh cetakan logo Hotei serta tulisan Guitarhythm tepat di atas angka digital. Bagian tombol samping dan gesper (buckle) disempurnakan dengan lapisan Ion Plating (IP) berwarna hitam doff, memberikan ketahanan gores ekstra sekaligus menambah aura eksklusif pada keseluruhan tampilan jam tangan ini.
Latar Belakang Kolaborasi dan Konstruksi Tangguh G-Shock
Sektor ketahanan tetap menjadi pijakan utama dalam perancangan seri GM-5600. Menggunakan konstruksi baja tahan karat yang membungkus cangkang resin bertulang (resin core), jam tangan ini mempertahankan reputasi kekedapan air hingga kedalaman 200 meter serta struktur tahan guncangan khas G-Shock. Pada bagian penutup belakang (caseback), engraving logo Guitarhythm diukir secara presisi untuk menguatkan identitas edisi kolektor.
Rilisan ini juga menandai pergeseran kelas produk dari kolaborasi Hotei terdahulu. Pada tahun 2017, edisi peringatan 35 tahun menggunakan basis resin DW-5600HT-1JR dengan harga peluncuran sekitar Rp1,95 jutaan (sekitar 17.000 Yen). Kini, pemilihan seri GM-5600 sebagai basis kolaborasi keempat secara otomatis menempatkan gawai ini pada segmen harga yang lebih tinggi, sepadan dengan peningkatan material premium logam dan garansi daya tahan jangka panjang.
Jadwal Peluncuran dan Ketersediaan Pasar
Peluncuran jam tangan ini dirancang bersamaan dengan tur musik bertajuk 'Stay Wild Tour' yang mencakup 27 pertunjukan di 21 lokasi di Jepang. Sampel produk dilaporkan dipajang di gerai merchandise selama rangkaian tur berlangsung, memberikan kesempatan bagi penggemar untuk melihat secara langsung sebelum masa pemesanan resmi dibuka.
Meskipun pihak Casio dan toko resmi Hotei belum mengumumkan tanggal pasti pengiriman serta harga final dalam mata uang Rupiah maupun Yen, sesi pemesanan awal (pre-order) dipastikan akan mulai dibuka pada musim gugur mendatang melalui toko daring resmi. Kemasan produk pun dirancang khusus dengan balutan motif Guitarhythm penuh di seluruh permukaannya, menjadikannya barang koleksi bernilai tinggi bagi penggemar setia gawai penunjuk waktu tangguh ini.



