Casio kembali memperluas portofolio jam tangan tangguh andalannya dengan meluncurkan varian penengah dari lini G-Shock 2500. Menjembatani jurang antara model resin entry-level dan model full stainless steel kelas atas, pabrikan asal Jepang ini menghadirkan tiga model baru berbezel logam, yakni GMC-2500-1AJF, GMC-2500-1A8JF, dan edisi berlapis emas GMC-2500G-9AJF.
Kehadiran seri ini memberikan alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan tampilan premium khas baja tahan karat tanpa harus terbebani oleh bobot jam yang berat di pergelangan tangan. Casio menerapkan formulasi material komposit inovatif guna menjaga ketangguhan legendaris lini G-Shock sekaligus memberikan sentuhan estetika modern.
Desain Hybrid: Kombinasi Bezel Logam dan Material Biomassa
Diferensiasi utama dari lini GMC-2500 terletak pada arsitektur rangkanya. Jam tangan ini menggunakan perpaduan antara cangkang resin dan plastik biomassa ramah lingkungan yang dipadukan dengan bezel luar berbahan stainless steel padat. Sementara itu, tali jam (strap) memanfaatkan bahan resin plastik biomassa yang lentur dan nyaman digunakan seharian.
Kombinasi material hybrid ini menghasilkan bobot optimal di angka 68 gram. Angka ini menjadikannya sangat seimbang jika dibandingkan dengan model full-resin GAC-2500 yang berbobot 47 gram dan varian rantai baja penuh GMC-2500D yang berbobot 138 gram. Dimensi bodi jam tetap dipertahankan ramping dan proporsional dengan ukuran 46,7 x 43,8 x 12,9 mm, sehingga sangat pas untuk berbagai lingkar pergelangan tangan.
Inovasi Jarum Magnetik dan Multi-Mission Date
Casio menyematkan inovasi teknik unik pada mekanisme analog jam ini. Jarum penunjuk jam dan menit ditopang menggunakan sistem penahan magnetik, bukan pin mekanis konvensional. Mekanisme ini memungkinkan jarum menyerap energi benturan secara mandiri saat jam terjatuh, meminimalkan risiko kerusakan internal meski jarum menit bisa sedikit bergeser sesaat sebelum kembali ke posisi presisinya.
Pada sektor dial, Casio memperkenalkan jendela penunjuk tanggal Multi-Mission Date berupa tampilan rolling display tiga digit yang fungsinya dapat berubah mengikuti mode jam yang sedang aktif. Di sisi seberang, terdapat subdial detik kecil yang dihiasi grafis Shock Resist pada ujung jarumnya. Untuk tampilan visual, dial seri ini mengusung finishing BS dial yang tampak lebih kalem dan elegan ketimbang dial plastik cetak pada versi standarnya.
Ketahanan Khas G-Shock dan Daya Tahan Baterai
Sebagai anggota keluarga G-Shock, seluruh model GMC-2500 dibekali standar ketahanan air hingga 200 meter dan dilindungi oleh kaca mineral (inorganic glass) tahan gores. Jam ini juga dilengkapi pencahayaan jarum Neobrite serta lampu LED berwarna amber dengan fitur afterglow untuk memudahkan pembacaan waktu di kondisi gelap total.
Fitur fungsional pendukung lainnya mencakup stopwatch 30 menit, kalender otomatis penuh, akurasi waktu plus minus 15 detik per bulan, serta fitur second-hand sleep untuk efisiensi daya. Jam tangan ini ditenagai oleh baterai dengan estimasi masa pakai hingga dua tahun dalam penggunaan harian normal.
Harga dan Posisi di Lini G-Shock 2500
Dari segi harga, varian standar GMC-2500-1AJF dan GMC-2500-1A8JF dipasarkan di Jepang dengan harga sekitar Rp4,3 jutaan (37.400 Yen). Sementara itu, varian bezel berbalut ion emas GMC-2500G-9AJF dibanderol sedikit lebih tinggi di kisaran Rp4,5 jutaan (39.600 Yen).
Struktur harga ini menempatkannya tepat di tengah portofolio seri 2500, di atas varian full resin GAC-2500 seharga Rp2,4 jutaan (20.900 Yen) dan di bawah varian gelang baja GMC-2500D yang menyentuh Rp5,7 jutaan (49.500 Yen). Jam ini menjadi pilihan rasional bagi penggemar horologi yang mengincar durabilitas tinggi dengan nuansa logam elegan.



