Lini jam tangan tangguh Casio kembali menjadi perbincangan hangat setelah bocoran terbaru spesifikasi dan harga G-Shock Mudman GDG-B100 menyeruak di publik. Seri yang dikenal tahan lumpur ini diperkirakan bakal dibanderol sekitar Rp4,4 jutaan hingga Rp4,7 jutaan ($250–$270), meningkat dari estimasi awal yang berada di kisaran Rp3,5 jutaan ($200). Kehadiran jam tangan taktis ini dijadwalkan resmi meluncur pada Oktober mendatang dengan membawa pergeseran desain dan fitur yang cukup drastis bagi penggemar setianya.
Situs penggemar jam tangan Casio, Casioblog, membagikan render terbaru yang mengonfirmasi sejumlah detail teknis penting. Peningkatan estimasi harga tersebut mengindikasikan adanya perombakan modul mendasar. Namun, ada satu kejutan besar yang bisa memicu perdebatan di kalangan kolektor seri Master of G: tiadanya dukungan fitur pengisian daya tenaga surya khas Casio, yaitu Tough Solar.
Hilangnya Tough Solar dan Sensor Tiga Seangkatan Demi Fokus Kebugaran
Foto bagian belakang cangkang (caseback) menunjukkan konstruksi Carbon Core Guard dengan penutup berbahan stainless steel rakitan Thailand yang mengusung modul nomor 3587. Menariknya, tidak ditemukan logo atau tulisan Tough Solar baik pada pelat dial maupun cangkang belakang. Ini mengindikasikan bahwa Mudman GDG-B100 akan mengandalkan baterai koin konvensional dengan masa pakai sekitar dua tahun sebelum harus diganti.
Selain absennya isi ulang tenaga surya, Casio tampaknya juga menanggalkan sensor tradisional Master of G seperti kompas digital atau termometer. Tulisan 'Acceleration Sensor' yang tertera pada bagian belakang mengonfirmasi bahwa jam ini berfokus pada fitur pedometer atau penghitung langkah kaki. Langkah ini menandai arah baru bagi lini Mudman yang sebelumnya murni dirancang untuk navigasi dan petualangan di medan ekstrem.
Penyatuan DNA G-Squad ke Dalam Cangkang Tahan Lumpu
Adopsi modul 3587 membuat fitur Mudman GDG-B100 sangat identik dengan lini jam tangan olahraga G-Squad seperti GBD-200 dan GBD-300. Pengguna akan disuguhkan konektivitas Bluetooth, mode latihan olahraga dengan pelacak jarak, kecepatan (pace), serta pembakaran kalori. Fitur pendukung seperti stopwatch 100 jam, timer interval, alarm getar, notifikasi smartphone, dan sinkronisasi Life Log ke aplikasi Casio Watches turut melengkapi gawai ini.
Keputusan Casio meleburkan fungsi pelacak kebugaran G-Squad ke dalam bodi tangguh Mudman tergolong menarik. Pengguna kini mendapatkan perlindungan ekstra terhadap lumpur, debu, dan guncangan ekstrem, tanpa harus mengorbankan kenyamanan pemantauan aktivitas harian. Visualnya pun kian modern berkat penggunaan panel layar Memory-in-Pixel (MIP) yang terkenal sangat kontras dan mudah dibaca di bawah terik matahari.
Varian Warna Taktis dan Desain Lampu Latar Unik
Casio disinyalir akan menghadirkan tiga pilihan warna utama saat rilis nanti. Varian tersebut meliputi warna hitam klasik (GDG-B100-1), strap hijau tua (GDG-B100-1A3), dan warna krem pasir atau sand (GDG-B100-1A5). Casio juga menyegarkan tekstur tali jam menggunakan pola garis terlipat dalam bentuk trapesium berulang yang mengelilingi bingkai layar.
Satu detail teknis lain yang cukup mencuri perhatian adalah penempatan tombol khusus lampu latar dengan tekstur bergerigi (knurled button) tepat di bawah dial. Pada varian warna sand, lampu latar tersebut memancarkan pendaran merah terang yang memikat. Spekulasi menyebutkan efek pencahayaan taktis ini dihasilkan dari lapisan film polarisasi khusus untuk mempertahankan visibilitas di kondisi minim cahaya tanpa menyilaukan mata.



