Timex kembali memperkuat lini legendarisnya dengan meluncurkan empat varian baru Timex Marlin Quartz berdimensi mungil 34mm. Dibanderol dengan estimasi harga mulai Rp3,8 jutaan ($219) hingga Rp4,2 jutaan ($239), arloji ini menyasar penggemar gaya klasik yang menginginkan estetika vintage tanpa kerepotan merawat mesin mekanis otomatis.
Tren ukuran jam tangan di pasar global dalam beberapa tahun terakhir memperlihatkan pergeseran nyata dari diameter besar berukuran 40mm ke atas menuju dimensi yang lebih kompak dan nyaman dipakai sehari-hari. Langkah Timex menghadirkan arloji unisex berukuran 34mm ini menjadi respons langsung terhadap minat konsumen modern yang menyukai siluet ramping dan proporsi pergelangan tangan yang proporsional.
Empat Pilihan Dial Memikat dan Sentuhan Desain Era 1960-an
Koleksi terbaru Marlin Quartz ini hadir dalam empat pilihan dial sunray yang memikat. Tiga model pertama dibalut material stainless steel perak, yakni dial hitam sunray (TW6A04200), merah muda atau pink sunray (TW6A03900), serta biru muda ice blue (TW6A03800). Ketiga model ini dibanderol seharga sekitar Rp3,8 jutaan ($219).
Sementara varian keempat (TW6A04000) tampil lebih mewah dengan lapisan bodi serta rantai berwarna emas yang dipadukan dial champagne sunray. Sentuhan warna premium ini menjadikannya dibanderol sedikit lebih tinggi, yakni di kisaran Rp4,2 jutaan ($239). Setiap dial dihiasi indeks angka Arab dan penanda garis timbul dengan aksen luminous pada jarum untuk membantu visibilitas saat kondisi minim cahaya.
Dimensi Ramping dan Kaca Kubah Akrilik Khas Vintage
Dari segi fisik, Timex Marlin Quartz dirancang sangat ergonomis dengan diameter case 34mm, jarak lug-to-lug 41mm, dan ketebalan hanya 10,5mm. Bobot keseluruhannya bahkan tidak sampai 70 gram, menjadikannya sangat ringan dan nyaman digunakan sepanjang hari untuk lingkar pergelangan tangan 5,6 hingga 8,1 inci.
Untuk mempertahankan nuansa era 1960-an, Timex memilih kaca cembung berbahan akrilik (domed acrylic crystal) alih-alih kristal safir atau mineral. Walaupun kaca akrilik lebih rentan terhadap goresan halus dibanding safir, material ini memberikan distorsi optik retro yang khas dan memiliki keunggulan mudah dipoles kembali menggunakan pasta pembersih khusus secara mandiri di rumah.
Dapur Pacu Kuarsa Praktis dan Daya Tahan Harian
Berbeda dari lini Marlin Reissue mekanis manual atau otomatis yang dibanderol lebih mahal, lini baru ini mengandalkan mesin kuarsa analog dengan baterai standar SR626SW. Penggunaan mesin kuarsa ini memberikan akurasi tinggi tanpa perlu repot melakukan winding harian atau menyetel ulang waktu jika jam tidak dipakai beberapa hari.
Setiap unit dipasangi gelang rantai stainless steel selebar 18mm dengan sentuhan brushed dan polished serta pengait deployant clasp yang kokoh. Dari sisi ketahanan, jam ini dibekali rating water resistance 30 meter (3 ATM). Artinya, arloji ini aman dari percikan air saat mencuci tangan atau terkena gerimis, namun tidak dirancang untuk aktivitas berenang ataupun menyelam.



