Motorola kembali memperluas portofolio lini kelas menengah atas lewat meluncurnya HP Motorola Edge 70 Plus. Perangkat ini dibanderol dengan harga sekitar Rp11,5 jutaan ($650) serta membawa spesifikasi layar melengkung yang cerah dan daya tahan baterai awet.
Kehadiran seri terbaru ini sekaligus menambah deretan panjang varian keluarga Edge 70 yang kini sudah berjumlah sedikitnya lima model. Di tengah sengitnya persaingan HP mid-range, Motorola Edge 70 Plus mencoba menawarkan perpaduan fitur unik namun harus berhadapan dengan saudara kandungnya sendiri. Perangkat ini tampil beda.
Menumpuk Varian di Segmen Mid-Range
Lini Edge 70 kini diisi oleh banyak varian yang berpotensi membingungkan calon pembeli. Produsen asal Amerika Serikat ini sudah memasarkan Edge 70 Fusion yang hadir dalam opsi baterai 5.200 mAh dan 7.000 mAh dengan harga lebih terjangkau. Selain itu, ada pula model Edge 70 standar serta Edge 70 Pro yang mengedepankan bodi tipis dan ringan.
Bahkan, Motorola juga menyiapkan varian Edge 70 Max yang mengandalkan baterai jumbo serta performa pemrosesan tinggi. Penambahan Motorola Edge 70 Plus di kelas harga Rp11,5 jutaan ($650) menciptakan kompetisi internal yang sangat ketat. Pembeli punya terlalu banyak pilihan.
Desain Layar Lengkung dan Catatan Bodi
Sisi penampilan Motorola Edge 70 Plus mengadopsi estetika dari saudara terdekatnya, Edge 70 Pro. Sisi depan dan belakang smartphone ini menggunakan desain Layar Curved yang melengkung di setiap sisinya. Sentuhan ini membuatnya terasa elegan dibanding model Edge 70 standar yang cenderung bersudut tegas.
Kualitas perakitan fisiknya cukup solid dan nyaman digenggam. Namun, bodi ponsel masih mengeluarkan bunyi decitan halus saat ditekan agak keras. Pengguna juga perlu ekstra hati-hati saat berada di dekat air. Smartphone ini tidak dilengkapi perlindungan resmi terhadap rendaman air saat tenggelam.
Layar Cerah, Baterai Awet, namun Performa Terbatas
Daya tarik utama Motorola Edge 70 Plus terletak pada panel layar yang sangat terang dan responsif. Respons sentuhan touchscreen serta sensor sidik jari bekerja sangat cepat dan konsisten. Kapasitas daya tahan Baterai Awet juga menjadi nilai jual kuat untuk menunjang aktivitas harian sepanjang hari.
Meskipun demikian, ada beberapa pengorbanan teknis yang patut diperhatikan. Sisi performa pemrosesan tergolong agak terbatas untuk segmen harga Rp11,5 jutaan ($650). Sektor fotografi juga disunat cukup signifikan. Punggung ponsel hanya dibekali satu kamera utama beresolusi tinggi yang didampingi kamera makro 2 MP.
Kehadiran Slot MicroSD dan Komitmen Pembaruan
Di saat mayoritas ponsel kelas menengah atas memangkas fitur ekspansi, ponsel ini masih mempertahankan Slot MicroSD. Fitur penyimpanan eksternal ini menjadi keunggulan tersendiri yang makin langka ditemui di kelas harganya.
Aspek dukungan perangkat lunak juga mendapat perhatian dengan janji pembaruan sistem hingga tahun 2031. Janji pembaruan tersebut cukup panjang. Meski begitu, Motorola hanya menjamin ketersediaan dukungan pembaruan hingga rentang waktu tersebut, bukan kepastian rilis versi Android paling mutakhir secara tepat waktu.



