Pasar smartphone kelas pemula kembali kedatangan inovasi unik dengan hadirnya Honor Play 20C di situs global resmi perusahaan. Perangkat ini mencuri perhatian berkat penyematan layar sekunder di bagian belakang bodi, sebuah fitur yang biasanya eksklusif untuk lini ponsel lipat atau kelas flagship berharga tinggi.
Kehadiran layar tambahan ini memberikan fungsi praktis bagi pengguna entry-level tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Di tengah dominasi desain bodi yang itu-saja pada segmen harga terjangkau, langkah Honor membawa pendekatan berbeda patut diapresiasi secara objektif.
Analisis Layar Ganda dan Performa Dapur Pacu
Layar sekunder di bodi belakang Honor Play 20C berukuran 2,01 inci dengan resolusi 240 x 296 piksel berbasis sentuh. Pengguna dapat memanfaatkannya sebagai jendela bidik kamera saat mengambil foto, memantau panggilan masuk, hingga mengontrol pemutaran media secara instan tanpa perlu membalikkan ponsel.
Pada bagian muka, perangkat ini mengandalkan layar LCD seluas 6,78 inci beresolusi 1.576 x 720 piksel dengan tingkat kecerahan tipikal mencapai 600 nits. Sektor dapur pacunya ditenagai oleh pilihan chipset Unisoc. Konfigurasi memori tertinggi 4GB/128GB dipersenjatai cip Unisoc T615, sementara varian lainnya menggunakan Unisoc T610.
Secara teknis, Unisoc T610 memuat dua inti Cortex-A75 dan enam inti Cortex-A55 berkecepatan 1,8GHz beserta GPU Mali-G52. Sementara itu, Unisoc T615 mempertahankan dua inti Cortex-A75 1,8GHz namun menurunkan kecepatan enam inti Cortex-A55 ke 1,6GHz serta beralih menggunakan GPU Mali-G57 untuk pengolahan grafisnya.
Daya Tahan Baterai dan Kelengkapan Konektivitas
Daya tarik utama lain dari smartphone ini terletak pada kapasitas dayanya. Honor Play 20C dibekali baterai raksasa 6.000mAh yang dipadukan dengan dukungan pengisian daya kabel 15W. Kombinasi kapasitas besar ini memastikan ketahanan operasional harian yang sangat panjang untuk penggunaan esensial.
Dalam hal memori, perangkat tersedia dalam tiga opsi konfigurasi yakni 3GB/32GB, 4GB/64GB, dan 4GB/128GB. Pengguna juga masih diberikan keleluasaan ekspansi penyimpanan menggunakan kartu microSD hingga kapasitas 1TB, di mana kartu SanDisk microSD 128GB saat ini dipasarkan seharga sekitar Rp637 ribuan ($35.99) di Amazon.
Aspek konektivitas mencakup dukungan jaringan 4G tanpa kehadiran opsi 5G. Kelengkapan fisik pendukungnya meliputi kamera depan 5 megapiksel, kamera belakang 13 megapiksel, jack audio 3.5mm, sertifikasi ketahanan cipratan air IP52, serta pemindai sidik jari di sisi samping bodi. Untuk perangkat lunak, ponsel ini menjalankan sistem operasi Android 16 Go edition.
Menimbang Posisi Pasar dan Pilihan Warna
Secara desain dan spesifikasi dasar, Honor Play 20C memiliki kemiripan dengan Honor X5ds yang belum lama ini meluncur di Afrika Selatan. Perbedaannya terletak pada kamera belakang di mana Honor X5ds mengusung sensor 50 megapiksel, sedangkan Play 20C menggunakan kamera 13 megapiksel dan terbatas pada penggunaan chipset Unisoc T610.
Dari segi estetika, kedua model hadir dalam pilihan warna Forest Green dan Midnight Black. Khusus untuk Honor Play 20C, pabrikan menambahkan opsi warna ketiga yaitu Sunrise Gold yang memberikan kesan segar pada tampilannya.



