Tujuh bulan setelah resmi meluncur ke pasaran, Google mengambil langkah mengejutkan dengan menaikkan harga jual ponsel kelas menengah andalannya. Google Pixel 10a kini dibanderol lebih mahal dibandingkan saat pertama kali dirilis, menempatkannya langsung di kategori persaingan yang jauh lebih ketat tanpa adanya peningkatan spesifikasi internal.
Saat meluncur awal tahun ini, varian dasar dengan kapasitas penyimpanan 128GB dipasarkan seharga Rp8,8 jutaan ($499), sementara versi 256GB dilepas pada angka Rp10,6 jutaan ($599). Informasi terbaru dari Google Store menunjukkan bahwa penyesuaian harga ini sudah resmi diberlakukan tanpa banyak pengumuman publik.
Kenaikan Harga Diam-Diam di Google Store dan Amazon
Kini, banderol untuk versi 128GB melonjak menjadi Rp10,6 jutaan ($599), sedangkan varian penyimpanan 256GB naik hingga menyentuh angka Rp12,4 jutaan ($699). Berbeda dari lini Samsung Galaxy seri A yang kerap mendapatkan potongan harga di berbagai platform ritel online, kenaikan harga Pixel 10a justru langsung diterapkan secara penuh di Google Store maupun Amazon.
Perubahan harga yang senyap ini langsung memicu perdebatan di kalangan pengamat gawai. Ponsel yang awalnya diposisikan sebagai perangkat ramah kantong kini harus berhadapan langsung dengan para pesaing di kelas harga yang jauh lebih tinggi. Konsumen tentu menuntut spesifikasi yang sepadan saat merogoh kocek hingga Rp10,6 jutaan untuk sebuah ponsel.
Sulit Direkomendasikan di Tengah Ketatnya Persaingan
Dengan harga baru di kisaran Rp10,6 jutaan, Pixel 10a semakin kehilangan daya tariknya. Terlebih lagi, pembaruan fisik dan jeroan yang dibawa tergolong sangat minim jika dibandingkan dengan pendahulunya. Di rentang harga yang sama, konsumen kini dihadapkan pada pilihan alternatif yang menawarkan spesifikasi jauh lebih menggiurkan.
Sebagai perbandingan, Amazon saat ini menawarkan promo menarik untuk Galaxy S26 FE versi 128GB seharga Rp10,6 jutaan ($599,99) dari harga normal Rp12,4 jutaan ($699,99). Perangkat dari Samsung tersebut menawarkan dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan selama 7 tahun, penggunaan memori UFS 4.0 yang lebih kencang, kehadiran lensa telefoto, serta dukungan pengisian daya 45W. Sebagai catatan, Pixel 10a masih tertinggal dengan memori UFS 3.1, absennya kamera telefoto, serta kecepatan pengisian daya yang tertahan di angka 30W.
Menimbang Opsi Alternatif di Pasar
Bagi pembeli yang tetap ingin mengamankan anggaran di bawah Rp8,8 jutaan ($500), opsi lain seperti Nothing Phone (4a) Pro juga mengalami penyesuaian harga diskon menjadi Rp7,4 jutaan ($419) dari harga awal Rp8,8 jutaan ($499) di platform ritel yang sama.
Meskipun lini Pixel seri a kemungkinan besar akan kembali mendapatkan potongan harga dalam waktu dekat seiring bergulirnya agenda diskon musiman seperti Prime Big Deal Days, tren kenaikan harga ini memberikan sinyal kuat. Ada kemungkinan besar bahwa suksesornya kelak, yakni Pixel 11a, akan debut dengan patokan harga awal yang lebih tinggi pula.



