Industri ponsel pintar tampaknya bakal segera mengalami pergeseran desain secara masif dalam kurun waktu mendatang. Format layar lipat bergaya buku jangkung yang selama ini kita kenal berangsur-angsur mulai ditinggalkan, digantikan oleh konsep layar lipat melebar (wide-screen foldable) yang menawarkan rasio aspek lebih pendek namun makin luas secara horizontal.
Bocoran tepercaya dari tipster ternama Digital Chat Station di Weibo mengungkapkan bahwa hampir seluruh produsen ponsel raksasa global tengah sibuk mengembangkan perangkat berlayar lipat lebar ini. Format anyar tersebut dinilai jauh lebih nyaman digunakan untuk navigasi harian, mengetik dua tangan, maupun menikmati konten multimedia tanpa perlu rotasi paksa.
Pelopor Tren dan Langkah Adaptasi Samsung serta Huawei
Huawei tercatat menjadi pemain paling terdepan dalam merangkul tren layar lipat melebar ini. Raksasa teknologi asal Tiongkok tersebut telah merilis Huawei Pura X dan varian teranyar Pura X Max yang menawarkan rasio layar horizontal memikat. Pengguna memberikan respons positif karena navigasi aplikasi dan rasio tampilan terasa jauh lebih proposional dibanding generasi terdahulu.
Tidak mau ketinggalan momentum, Samsung turut melakukan perombakan desain yang cukup radikal. Melalui Galaxy Z Fold8, pabrikan asal Korea Selatan tersebut mengubah bentuk bodi menjadi lebih pendek dan melebar dibanding pendahulunya. Sementara itu, untuk melayani pengguna yang menyukai bentuk lama, Samsung tetap mempertahankan rasio jangkung pada varian khusus Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Peta Persaingan Xiaomi, Apple, Honor, dan Oppo
Xiaomi dikabarkan sedang menyiapkan Xiaomi Mix Fold 5 yang akan mengusung layar berasio 4:3. Rasio yang menyerupai tablet ini menjanjikan pengalaman visual lebih lapang dan siap dipasarkan dengan antarmuka HyperOS 4 langsung dari kotak penjualan. Di sisi lain, Apple juga bersiap memasuki arena ponsel lipat dengan mempercayakan desain melebar pada foldable iPhone perdana mereka. iPhone lipat ini diprediksi membawa layar dalam 7,6 inci dengan estimasi peluncuran sekitar bulan September.
Kejutan lain datang dari Honor dan Oppo yang berani membenamkan baterai berkapasitas monster pada bodi melebar mereka. Honor dilaporkan tengah menguji ponsel lipat bertenaga chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 dengan baterai 7.000 mAh. Sedangkan Oppo disinyalir menyiapkan Oppo Find N7 yang bakal hadir di awal tahun 2027 dengan baterai 6.500 mAh. Sementara itu, Vivo disebut-sebut masih mengevaluasi respons pasar sebelum terjun penuh ke kategori ini.
Mengapa Rasio Layar Melebar Jadi Standar Baru?
Peralihan dari format jangkung ke rasio melebar bukan sekadar eksperimen estetika belaka. Dari sudut pandang pengalaman pengguna (user experience), layar luar yang lebih lebar membuat ponsel lipat terasa persis seperti smartphone biasa saat ditutup. Pengguna tidak lagi kesulitan mengetik pesan atau membaca notifikasi di layar luar yang sebelumnya terasa sempit.
Ketika dibuka, rasio aspek yang mendekati 4:3 atau pas untuk tampilan mendatar mempermudah pembagian layar (split-screen) secara efisien. Mengingat sebagian besar aplikasi produktivitas dan gim dioptimalkan untuk rasio horizontal, format wide-screen foldable diyakini akan menjadi standar baru bagi masa depan industri ponsel lipat global.



