LAPTOPS & PC / LIPUTAN KHUSUS

Workstation AI Tiny Corp Tinybox Bawa Daya AMD Epyc, Tapi Sulit Dibeli

/ Tiny Corp merombak workstation AI Tinybox dengan sistem kustomisasi baru yang ditenagai prosesor AMD Epyc, namun prosedur pembeliannya tidak biasa.

HANA LEE •
Workstation AI Tinybox dari Tiny Corp dengan pendingin cairan
Tampilan fisik workstation AI Tinybox buatan Tiny Corp.
FOTO: Tiny Corp

Dunia pengembangan kecerdasan buatan kembali kedatangan perangkat keras bertenaga tinggi melalui kehadiran workstation AI Tinybox versi kustomisasi dari Tiny Corp. Perusahaan yang didirikan oleh George Hotz ini memberikan kebebasan bagi para profesional untuk memilih komponen memori, penyimpanan, hingga kartu grafis sesuai kebutuhan deep learning mereka.

Namun di balik spesifikasi server yang gahar, proses pemesanan dan pembelian perangkat ini memiliki mekanisme ketat yang jauh berbeda dari produsen workstation konvensional. Simak ulasan lengkap spesifikasi dan tantangan pembeliannya di bawah ini.

Pilihan Platform G4 dan G5 Berbasis AMD Epyc

Motherboard server kelas enterprise pada workstation Tinybox
Komponen motherboard server dengan dukungan manajemen BMC. (Foto: Tiny Corp)

Tinybox kini hadir dalam dua basis platform utama, yakni G4 dan G5, yang menawarkan peningkatan performa signifikan untuk kebutuhan komputasi berat. Platform G4 mengandalkan konektivitas PCIe 4.0, prosesor AMD Epyc 32-core berpendingin cairan, motherboard kelas server dengan dukungan Baseboard Management Controller (BMC), serta catu daya 1.700 W. Spesifikasi dasarnya mencakup 32 GB memori DDR4 dan SSD 1 TB untuk boot.

Sementara itu, platform G5 melakukan pemutakhiran menyeluruh dengan menggunakan prosesor Epyc Genoa dan dukungan memori DDR5 yang lebih kencang. Konfigurasi memori maksimal pada platform terbaru ini dapat ditingkatkan hingga 192 GB. Kapasitas penyimpanan internal dapat diatur hingga 16 TB yang terdiri dari SSD boot 1 TB dan empat drive berkapasitas 4 TB dengan konfigurasi RAID.

Konektivitas Maksimal dan Dukungan Empat GPU

Slot ekspansi GPU PCIe pada workstation Tinybox
Dukungan empat slot GPU berkecepatan tinggi untuk pelatihan AI. (Foto: Tiny Corp)

Sektor pengolahan grafis pada workstation ini dirancang untuk menangani beban kerja machine learning yang masif lewat empat slot GPU berstandar konektivitas full-fabric PCIe. Bergantung pada jumlah kartu grafis yang dipasang, pengguna bisa mendapatkan hingga 16 port keluaran DisplayPort. Bagian belakang perangkat juga menyediakan lima port Ethernet RJ45, dua port USB Type-A, dan satu port VGA.

Opsional kartu grafis yang disediakan sangat beragam, mulai dari empat unit AMD Radeon RX 9070 XT hingga satu atau dua unit GPU Nvidia RTX Pro 6000. Bagi pengguna yang ingin merakit komponen mandiri, Tiny Corp juga menyediakan opsi mesin barebones tanpa kartu grafis seharga Rp123,9 jutaan ($7,000).

Skema Harga dan Prosedur Pembelian Ekstrem

Port konektivitas belakang workstation Tinybox
Deretan port konektivitas termasuk port Ethernet ganda. (Foto: Tiny Corp)

Bagi institusi atau periset yang ingin merakit spesifikasi tertinggi, banderol harganya mencapai angka fantastis Rp1.132,8 jutaan ($64,000) untuk kombinasi RAM 192 GB, dua GPU RTX Pro 6000, penyimpanan 16 TB, dan prosesor Epyc Genoa. Pembelian hardware ini tidak melalui jalur ritel biasa, melainkan wajib melalui situs web resmi perusahaan dengan metode pembayaran tunggal berupa transfer bank.

Pembayaran harus diselesaikan dalam kurun waktu lima hari setelah konfirmasi pesanan untuk mengamankan unit. Sistem dirakit sesuai pesanan (built to order) dengan estimasi pengiriman internasional antara satu hingga delapan minggu menggunakan jasa kurir UPS ke negara-negara yang didukung saat checkout.

Regulasi Ekspor dan Protokol Verifikasi Ketat

Sistem pendingin cairan prosesor AMD Epyc Tinybox
Sistem pendingin cairan terintegrasi untuk menjaga performa prosesor server. (Foto: Tiny Corp)

Tantangan terbesar dalam meminang workstation ini terletak pada regulasi kepatuhan dan birokrasi pengiriman. Tiny Corp menerapkan kebijakan penalti biaya restock sebesar 20 persen untuk pembatalan atau pengembalian dalam 30 hari, serta membebankan seluruh biaya bea masuk dan pajak kepada pembeli.

Khusus untuk konfigurasi yang menggunakan kartu grafis Nvidia, pembeli wajib melalui prosedur KYC (Know Your Customer) serta melengkapi dokumentasi kepatuhan mengenai lokasi instalasi dan tujuan penggunaan perangkat. Regulasi ekspor Amerika Serikat juga dapat membatasi pengiriman unit ber-GPU Nvidia ke wilayah tertentu.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar Workstation AI Tiny Corp Tinybox Bawa Daya AMD Epyc, Tapi Sulit Dibeli

Q1Berapa kapasitas memori RAM maksimal pada workstation Tinybox?
Kapasitas RAM maksimal dapat dikonfigurasi hingga 128 GB pada platform G4 dan mencapai 192 GB pada platform G5 berbasis prosesor Epyc Genoa.
Q2Berapa kisaran harga workstation Tinybox dari Tiny Corp?
Harga unit barebones tanpa GPU dibanderol seharga Rp123,9 jutaan ($7,000), sementara spesifikasi tertinggi dengan memori 192 GB dan dua GPU RTX Pro 6000 mencapai Rp1.132,8 jutaan ($64,000).
Q3Apa saja metode pembayaran yang diterima untuk memesan Tinybox?
Tiny Corp hanya menerima metode pembayaran melalui transfer bank yang wajib diselesaikan dalam waktu lima hari setelah konfirmasi pesanan.
H
MOBILE & SMARTPHONE EDITOR

Hana Lee

Menulis liputan dan ulasan smartphone di KabarGadget.id. Fokus pada peluncuran perangkat baru, perbandingan spesifikasi, kebijakan pembaruan sistem, dan harga di pasar Indonesia.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH HANA LEE →

TERKAIT