Ugreen kembali memperluas lini aksesori produktivitas meja kerjanya lewat peluncuran perangkat keras baru yang menyasar pengguna profesional dan kreator konten. Ugreen Revodok Pro USB-C Docking Station hadir dengan total 14 port fungsional yang dirancang untuk mengubah satu koneksi kabel tunggal menjadi pusat konektivitas meja kerja yang masif.
Perangkat ini diposisikan sebagai solusi bagi para pekerja profesional yang membutuhkan ekspansi layar masif dan catu daya stabil. Sebagai pengulas perangkat keras, saya melihat konfigurasi port dan manajemen dayanya sangat memadai untuk menunjang produktivitas kelas berat.
Konektivitas Masif dan Dukungan Tiga Layar 4K
Bagi pengguna PC Windows, daya tarik utama dari docking station ini terletak pada kemampuannya menangani hingga tiga monitor eksternal secara simultan. Ugreen melengkapi bodinya dengan dua port HDMI dan satu port DisplayPort yang fleksibel. Saat ketiganya terhubung, dua monitor mampu berjalan pada resolusi 4K di refresh rate 60Hz, sementara layar ketiga dibatasi pada resolusi 4K di 30Hz.
Jika Anda mengutamakan kelancaran visual untuk keperluan gaming kasual atau penyuntingan video dinamis, perangkat ini juga mendukung resolusi 1440p ganda pada refresh rate 144Hz. Pengguna layar tunggal beresolusi 4K juga bisa menikmati refresh rate 120Hz melalui port DisplayPort yang tersedia. Sayangnya, ada catatan penting bagi pengguna ekosistem Apple. Perangkat ini hanya mendukung satu layar eksternal yang diperluas di macOS karena keterbatasan arsitektur sistem operasi.
Manajemen Daya 100W dan Opsi Port Depan Belakang
Ugreen merancang tata letak port secara fungsional untuk memudahkan manajemen kabel di atas meja kerja. Panel depan dibekali dua port USB-C 10Gbps dan satu port USB-A 10Gbps untuk transfer data kilat. Selain itu, terdapat port USB-C PD khusus yang mampu mengisi daya perangkat kecil hingga 27W secara mandiri.
Panel belakangnya ketambahan dua port USB-A 5Gbps untuk aksesori periferal standar seperti keyboard dan mouse. Urusan daya utama, perangkat ini sanggup mengalirkan daya hingga 100W ke laptop host melalui teknologi Power Delivery. Kapasitas tersebut lebih dari cukup untuk menjaga baterai laptop produktivitas kelas berat tetap terisi penuh saat menjalankan beban kerja tinggi.
Desain Kompak dan Ketersediaan Harga Global
Secara fisik, perangkat ini memiliki dimensi 3.8 x 2.0 x 4.9 inci atau kurang lebih seukuran sebuah cangkir kopi standar. Fleksibilitas penempatannya cukup tinggi karena pengguna bisa meletakkannya secara mendatar atau berdiri secara vertikal guna menghemat ruang meja.
Di dalam paket penjualannya, Ugreen menyertakan unit dock, adaptor daya 140W dengan kelengkapan colokan standar AS, Inggris, dan Eropa, serta kabel USB-C bawaan. Perangkat ini dipasarkan secara global melalui Amazon dengan banderol harga Rp3 jutaan ($169.99) di Amerika Serikat, sekitar Rp3,1 jutaan (£129.99) di Inggris, dan sekitar Rp3,3 jutaan (€159.99) di Jerman, lengkap dengan berbagai penawaran diskon peluncuran di wilayah tertentu.



