Pasar komputer global mengalami kontraksi paling tajam dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data riset terbaru dari IDC, pengiriman PC global pada kuartal ketiga 2026 anjlok hingga 20,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menyisakan total 62,7 juta unit dari angka sebelumnya di 78,5 juta unit.
Angka ini menunjukkan penurunan beruntun dua kuartal yang mematahkan pola musiman normal industri. Biasanya, kuartal ketiga mendapat dorongan kuat dari musim kembali bersekolah, namun tekanan harga dan masalah pasokan mengubah tren tersebut secara drastis.
Akar Masalah Penimbunan Stok Awal dan Beban Komponen
Penurunan tajam ini tidak terjadi begitu saja. IDC mencatat bahwa lonjakan pengiriman yang sempat terlihat pada paruh pertama tahun ini merupakan hasil dari tindakan antisipasi para produsen dan distributor yang memborong stok komponen, khususnya memori, demi menghindari kenaikan harga lanjutan.
Tindakan tersebut justru menjadi bumerang yang meminjam permintaan dari paruh kedua tahun. Akibatnya, kuartal ketiga kehilangan momentum musiman. Kondisi ini semakin diperparah oleh biaya produksi yang membengkak akibat ekspansi pusat data AI yang menyerap pasokan komponen utama industri teknologi.
Distributor kini terjebak dengan inventaris berlebih di tengah harga eceran yang tinggi. Kondisi ini memaksa konsumen menahan pembelian dan membuat para pelaku industri harus memutar otak menghadapi sisa tahun 2026.
Kinerja Pabrikan Utama dan Ketahanan Apple Serta ASUS
Penurunan permintaan ini berdampak merata ke seluruh pabrikan besar, meski dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Lenovo tetap mempertahankan posisi puncak sebagai pemimpin pasar meski pengirimannya turun 22,6 persen menjadi 14,9 juta unit dengan pangsa pasar 23,8 persen.
HP Inc. mengalami pukulan terberat di antara lima besar dengan penurunan pengiriman mencapai 30,9 persen, sementara Dell menyusul dengan koreksi 25 persen ke angka 7,6 juta unit. Di sisi lain, Apple dan ASUS menunjukkan ketahanan yang lebih baik di tengah tekanan pasar.
Apple mencatat penurunan yang lebih moderat sebesar 11,3 persen dengan total pengiriman 5,9 juta unit, sementara ASUS mengalami koreksi paling kecil yaitu 8,6 persen dengan 5,5 juta unit. Berkat penurunan yang lebih lambat dibanding rata-rata pasar, Apple dan ASUS justru berhasil memperbesar pangsa pasar masing-masing pada kuartal ini.
Menimbang Proyeksi Pasar PC Menuju Akhir 2026
Situasi pasar komputer saat ini menunjukkan bahwa tekanan makroekonomi dan rantai pasok masih akan membayangi dalam jangka pendek. Para analis memperkirakan harga perangkat akan tetap berada di atas level tahun lalu hingga akhir 2026 dan berlanjut ke tahun berikutnya.
Strategi promosi jangka pendek mungkin akan ditempuh oleh sejumlah distributor untuk menghabiskan sisa inventaris. Namun, pemulihan permintaan secara menyeluruh tampaknya masih memerlukan waktu hingga rantai pasok komponen kembali stabil dan beban biaya pusat data AI mereda.



