Framework, produsen laptop modular yang populer dengan kemudahan perbaikan serta sistem perakitan kustom, resmi mengumumkan pembaruan untuk lini Framework Laptop 12. Generasi terbaru ini beralih menggunakan prosesor teranyar Intel Core Series 3 berarsitektur Wildcat Lake yang dirancang khusus untuk mengejar efisiensi daya tinggi serta portabilitas maksimal.
Langkah pengadopsian arsitektur anyar ini membawa lompatan impresif, terutama dari segi manajemen daya dan suhu operasional. Framework mengklaim bahwa Laptop 12 terbaru sanggup memberikan peningkatan daya tahan baterai yang signifikan dibanding pendahulunya yang menggunakan Intel Core Generasi ke-13.
Efisiensi Ekstrem dengan Chipset Intel Wildcat Lake
Pembaruan terbesar pada Framework Laptop 12 terletak pada dapur pacunya. Lini ini kini meninggalkan prosesor lama seperti Core i5 1334U dan menggantinya dengan tiga varian Intel Core Series 3, yaitu Core 3 304, Core 5 320, serta Core 7 350. Varian dasar Core 3 304 mengusung konfigurasi 1+4 core dengan kecepatan hingga 4.3 GHz, sementara varian Core 5 dan Core 7 dibekali konfigurasi 2+4 core dengan kecepatan masing-masing mencapai 4.6 GHz dan 4.8 GHz.
Di sektor pemrosesan grafis, pengguna akan mendapatkan iGPU berbasis arsitektur Xe3 teranyar dari Intel dengan pilihan satu atau dua inti grafis tergantung varian prosesor yang dipilih. Kombinasi hardware ini diklaim mampu menghasilkan efisiensi daya tinggi, tingkat kebisingan kipas yang sangat rendah, serta suhu permukaan laptop yang lebih dingin. Dalam pengujian internal streaming video 4K di Netflix, varian Core 5 320 mencatatkan kenaikan daya tahan baterai hingga 70 persen lebih awet dibanding model generasi sebelumnya.
Fitur Konektivitas Modern dan Opsi Fedora Linux
Selain pembaruan di sektor prosesor, Framework Laptop 12 juga mendapatkan peningkatan pada fitur pendukung. Laptop kompak ini dilengkapi dengan dua slot kartu ekspansi modular yang kini mendukung protokol Thunderbolt 4 untuk kecepatan transfer data yang lebih tinggi. Konektivitas nirkabelnya juga sudah melompat ke standar WiFi 7 yang lebih stabil dan cepat.
Framework juga menyertakan fitur kenyamanan seperti pemindai sidik jari untuk keamanan biometrik dan papan ketik berlampu latar (backlit keyboard). Menariknya, untuk pertama kalinya Framework menyediakan opsi unit siap pakai (pre-built) yang sudah dipasang secara resmi dengan sistem operasi Fedora Linux langsung dari pabrik, melengkapi pilihan sistem operasi utama lainnya.
Kapasitas Ekspansi, Harga, dan Ketersediaan
Sebagai laptop modular, fleksibilitas upgrade tetap menjadi nilai jual utama. Framework Laptop 12 mendukung kapasitas memori hingga 64 GB DDR5-5600 RAM dan penyimpanan SSD M.2 2230 hingga kapasitas 2 TB. Pengguna bebas menentukan komponen yang ingin dipasang sesuai dengan anggaran dan kebutuhan penggunaannya.
Mengenai harga, edisi dasar tanpa memori dan penyimpanan (barebone) dibanderol mulai dari sekitar Rp8,7 jutaan ($549). Jika dikonfigurasi lengkap dengan satu keping RAM 8 GB DDR5 dan SSD 500 GB, harganya menjadi sekitar Rp13,5 jutaan ($844). Harga dapat melampaui Rp16 jutaan ($1.000) jika pengguna memilih prosesor yang lebih tinggi, kustomisasi keyboard, serta penambahan kartu ekspansi modular. Sesi pemesanan awal (pre-order) telah dibuka dan pengiriman gelombang pertama dijadwalkan mulai Oktober 2026.


