Membawa laptop kerja setiap hari sering berarti memilih antara bobot ringan dan kemampuan untuk dipakai lebih lama. Acer mencoba memperkecil dilema itu lewat TravelMate P4 terbaru, laptop 14 inci berbasis Intel Panther Lake dengan bobot mulai 1,19 kg.
Perangkat ini telah dirilis di Amerika Serikat dan menjadi penerus generasi TravelMate P4 berbasis Arrow Lake. Acer juga menyiapkan beberapa pilihan layar, termasuk panel 120 Hz untuk pengguna yang mengutamakan gerakan lebih mulus serta panel beresolusi lebih tinggi bagi mereka yang membutuhkan ruang kerja visual lebih tajam.
Ringan untuk mobilitas, tetapi tidak mengorbankan ruang kerja
TravelMate P4 memiliki layar 14 inci dengan rasio 16:10. Ukuran ini memberi ruang vertikal lebih luas dibanding layar 16:9, sehingga dokumen, halaman web, dan lembar kerja dapat menampilkan lebih banyak isi sebelum pengguna harus menggulir.
Bobot teringan, 1,19 kg, berlaku pada konfigurasi tertentu. Acer juga menyediakan varian dengan layar 1200p dan penyegaran 120 Hz yang memiliki bobot 1,33 kg. Selisih tersebut tetap membuat laptop ini relevan bagi pekerja yang sering berpindah antara rumah, kantor, ruang kuliah, atau perjalanan bisnis.
Penyegaran 120 Hz bukan hanya berguna untuk permainan. Pengguliran dokumen, perpindahan jendela, dan navigasi antarmuka terasa lebih halus dibanding layar dengan penyegaran lebih rendah. Namun, pengguna yang memilih panel 1800p harus menerima penyegaran 60 Hz. Layar tersebut memiliki kecerahan hingga 400 nit, sehingga lebih mengutamakan ketajaman gambar daripada kelancaran gerakan.
Pilihan Intel Panther Lake dan ruang peningkatan
Konfigurasi awal TravelMate P4 menggunakan Intel Core Ultra 5 322, RAM DDR5 16 GB, dan SSD 512 GB. Kombinasi ini ditujukan untuk kebutuhan kerja harian seperti pengolahan dokumen, rapat daring, penjelajahan web, dan pengelolaan berkas.
Acer turut menawarkan varian dengan Intel Core Ultra 7 355. Sumber juga menyebutkan bahwa Acer sebelumnya menjanjikan pilihan Core Ultra 7 365 dan Core Ultra 7 356H, meski detail ketersediaan setiap konfigurasi tidak dijelaskan lebih lanjut.
Nilai praktis TravelMate P4 terletak pada komponen yang dapat ditingkatkan pengguna. RAM 16 GB dan SSD 512 GB sama-sama bisa diganti atau ditingkatkan. Kapasitas RAM bahkan dapat diperluas hingga 64 GB. Hal ini memberi ruang bagi pengguna yang awalnya hanya membutuhkan laptop kerja, tetapi kelak menjalankan aplikasi lebih berat atau menyimpan lebih banyak berkas lokal.
Harga dan jadwal ketersediaan
TravelMate P4 dengan Core Ultra 5 322, layar 1200p 120 Hz, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB memiliki harga awal sekitar Rp31,8 jutaan ($1,799). Newegg sempat memangkas harga konfigurasi tersebut sebesar Rp5,3 jutaan ($300), sehingga menjadi sekitar Rp26,5 jutaan ($1,499).
Varian Core Ultra 7 355 dengan layar dan kapasitas memori serupa dibanderol sekitar Rp30,1 jutaan ($1,699), atau Rp5,3 jutaan lebih rendah dari harga awalnya. Pilihan dengan panel 1800p 400 nit dan penyegaran 60 Hz dipatok sekitar Rp31 jutaan ($1,749). Acer juga mencantumkan konfigurasi lain seharga sekitar Rp35,4 jutaan ($1,999) dan Rp37,2 jutaan ($2,099).
Seluruh varian membawa baterai 65 Wh. Kapasitas ini menjadi bekal penting bagi pengguna yang kerap bekerja jauh dari colokan, meski sumber tidak mencantumkan klaim daya tahan baterai atau hasil pengujian.
Untuk saat ini, TravelMate P4 baru ditemukan dijual di Amerika Utara. Belum ada jadwal rilis resmi di Tanah Air. Pembeli Indonesia sebaiknya menunggu pengumuman Acer sebelum mempertimbangkan harga dan dukungan purnajual lokal.