Sesi uji coba jaringan (network test) untuk game PvPvE terbaru garapan FromSoftware, The Duskbloods, akhirnya kembali digelar setelah sempat mengalami penundaan teknis. Para pemain yang berkesempatan menjajal game ini di konsol generasi terbaru Nintendo Switch 2 menyambut antusiasme gameplay yang ditawarkan, namun uji coba awal ini langsung memunculkan berbagai catatan performa yang cukup serius dari komunitas gamer.
Meskipun konsep pertempuran gelap khas pengembang seri Elden Ring ini memikat banyak perhatian, keluhan utama justru tertuju pada stabilitas teknis. Kendala input lag yang terasa lambat serta penurunan frame rate secara drastis menjadi sorotan utama, terutama saat game dimainkan dalam skenario pertempuran intensif yang melibatkan banyak karakter sekaligus di layar.
Performa Fluktuatif Antara Mode Docked dan Handheld
Berdasarkan laporan para pemain selama sesi pengujian, performa The Duskbloods menunjukkan perbedaan yang cukup kontras tergantung pada mode permainan yang dipilih. Saat dimainkan dalam mode docked, frame rate umumnya berada di kisaran 40 hingga 60 fps. Meskipun angka ini terbilang cukup memadai untuk menikmati gameplay secara umum, penurunan frame rate tetap terjadi ketika efek visual bertumpuk dan jumlah musuh bertambah banyak di arena pertarungan.
Kondisi performa justru terlihat lebih tertekan ketika konsol dialihkan ke mode handheld (portabel). Dalam mode ini, frame rate kerap anjlok ke rentang 30 hingga 40 fps. Kendati kehadiran fitur Variable Refresh Rate (VRR) pada layar Switch 2 mampu sedikit meminimalisir efek stuttering atau gambar patah-patah, fluktuasi frame rate yang tajam tetap mengurangi kenyamanan visual saat bermanuver cepat.
Input Lag Jadi Ancaman di Game Bergenre Kompetitif
Selain penurunan frame rate, masalah yang dinilai jauh lebih krusial oleh para pemain adalah adanya jeda input (input lag) antara penekanan tombol kontroler dengan respons aksi karakter di layar. Dalam sebuah game online berformat PvPvE, presisi waktu dalam menghindar, menangkis, dan menyerang merupakan faktor penentu kemenangan. Keterlambatan respons sekian milidetik dapat berakibat fatal bagi pemain di tengah pertempuran sengit.
Kombinasi antara input lag dan frame pacing yang belum stabil menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pengembang. Mengingat game ini menuntut refleks tinggi khas formula FromSoftware, optimasi responsivitas kontrol menjadi prioritas mutlak yang diharapkan segera diperbaiki sebelum peluncuran resmi.
Masih Ada Waktu Matang Menuju Jadwal Rilis 2026
Kendati hasil uji coba awal ini memperlihatkan sejumlah kelemahan teknis, para pemain dan pengamat industri game menilai bahwa situasi ini masih sangat wajar terjadi pada tahap network test. Sesi pengujian semacam ini memang dirancang khusus untuk mengidentifikasi celah teknis, beban server, serta kendala optimasi hardware sebelum produk akhir siap dipasarkan.
The Duskbloods sendiri masih ditargetkan untuk meluncur pada rentang tahun 2026 mendatang tanpa tanggal rilis pasti. Dengan jendela waktu pengembangan yang masih cukup panjang, FromSoftware memiliki ruang yang luas untuk memoles engine game, menstabilkan frame rate di mode portabel, serta menghilangkan masalah latensi demi menghadirkan pengalaman bermain yang mulus di Nintendo Switch 2.



