GAMING / LIPUTAN KHUSUS

Port Native Zelda: Tears of the Kingdom di Mac M4 Tembus 90 FPS, Ungguli PC RTX 4060 Ti

/ Proyek rekompilasi native Zelda: Tears of the Kingdom di MacBook Air M4 capai 90 fps di resolusi 1440p, melibas port PC dan Switch 2.

YOKOYAMA •
Zelda Tears of the Kingdom berjalan di Mac M4
Proyek rekompilasi native Zelda: Tears of the Kingdom berhasil berjalan hingga 90 fps pada resolusi 1440p di perangkat Mac M4.
FOTO: MacNativeGames

Proyek rekompilasi native Zelda: Tears of the Kingdom di sasis Apple Silicon menunjukkan lompatan performa ekstrem. Berjalan di MacBook Air M4 dan Mac mini M4, game besutan Nintendo ini sanggup menyentuh 90 frame per second (fps) pada resolusi 1440p. Angka tersebut jauh melampaui estimasi kemampuan Nintendo Switch 2 maupun proyek porting serupa di PC.

Proyek open-source bertajuk MacNativeGames ini memanfaatkan arsitektur prosesor ARM64 milik Apple. Sang pengembang, liyong, membagikan cuplikan kemajuan proyek tersebut di media sosial. Hasilnya mengejutkan banyak pihak. Performa Mac M4 mampu memimpin jauh di depan ekosistem PC dan emulator tradisional.

Keunggulan Arsitektur ARM64 dan Optimalisasi Metal 4

Emulator Nintendo Switch sejatinya telah lama hadir di ekosistem macOS. Namun, pendekatan emulasi biasa membutuhkan konversi instruksi sistem yang membebani daya komputasi prosesor. Berbeda dengan emulasi, rekompilasi kode secara native membuat eksekusi instruksi berjalan jauh lebih efisien.

Arsitektur ARM64 jadi kunci utama. Karena Nintendo Switch dan cip Apple M4 sama-sama berbasis instruksi ARM64, penerjemahan kode dapat dilakukan secara langsung penerjemahan x86. Penggunaan instruksi CPU yang lebih rendah memberikan ruang ekstra bagi GPU untuk merender grafis lebih mulus.

Pengembang memanfaatkan API Metal 4 dan teknologi MetalFX upscaling milik Apple. Kombinasi ini efektif meminimalkan gejala stuttering saat gameplay berlangsung. Meski fitur automatic shader compilation sudah diintegrasikan, proses ekstraksi wilayah baru di open-world Hyrule terkadang masih memicu sedikit jeda patah-patah.

Selain performa tinggi, efisiensi termal cip M4 menjaga suhu mesin tetap dingin selama pengujian. Penguji juga mengonfirmasi adanya dukungan penuh untuk controller wireless PlayStation dan Xbox.

Komparasi Performa: Mac M4 Tumbangkan PC RTX 4060 Ti

Lompatan performa ini makin terlihat saat disandingkan dengan porting native versi PC buatan pengembang NotRexed. Meskipun PC dibekali kartu grafis diskrit Nvidia GeForce RTX 4060 Ti, hasil pembacaan framerate justru menunjukkan ketimpangan yang signifikan.

Di atas kertas, RTX 4060 Ti memiliki daya mentah yang masif. Namun, proyek porting versi PC tersebut masih tertahan di kisaran 32 hingga 59 fps akibat tahap optimalisasi yang belum matang. Pergerakan visual di PC kerap fluktuatif, berbanding terbalik dengan keandalan Mac M4 yang stabil di 90 fps saat jelajah dunia dan 120 fps ketika membuka menu utama.

• MacBook Air M4 / Mac mini M4: 90 fps (Gameplay 1440p), 120 fps (Menu Utama)

• PC (Nvidia RTX 4060 Ti): 32 - 59 fps (Gameplay, proses optimalisasi berlanjut)

Proses Instalasi Kompleks dan Persyaratan File Game

Meskipun menjanjikan performa luar biasa, proyek ini tidak ditujukan untuk pengguna awam. Pengunduhan kode program di GitHub tidak menyertakan file game bawaan guna menghindari masalah hak cipta Nintendo. Pengguna wajib menyuplai file ROM Zelda: Tears of the Kingdom sendiri dalam format .XCI atau .NSP.

Proses instalasi membutuhkan langkah teknis yang terbilang rumit. Pengguna harus mengunduh perangkat pengembang Xcode dan mengeksekusi serangkaian baris perintah perintah CLI (Command Line Interface) melalui Terminal.

Proyek rekompilasi komunitis semacam ini bukan yang pertama hadir di platform Apple Silicon. Sebelumnya, proyek eksperimental BotWRecomp berhasil membawa Zelda: Breath of the Wild berbasis kode Wii U agar bisa dimainkan di MacBook Air M4, Mac mini M4, bahkan perangkat iPhone.

Arah Baru Komputasi Gaming Apple Silicon

Pencapaian proyek MacNativeGames membuktikan potensi tersembunyi dari arsitektur Apple Silicon untuk menangani judul game konsol berkelas AAA. Lewat teknik rekompilasi kode native, keterbatasan emulasi x86 dapat teratasi secara instan.

Bagi gamer yang bersedia melewati kerumitan instalasi dan eksekusi komando Xcode, kombinasi cip M4 dan MetalFX upscaling menyajikan pengalaman bermain paling mulus saat ini. Keunggulan arsitektur ARM64 terbukti ampuh mengalahkan performa PC rakitan menengah ke atas dalam eksekusi porting kustom ini.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar Port Native Zelda

Q1Apakah file game Zelda: Tears of the Kingdom sudah termasuk dalam unduhan di GitHub?
Tidak. Pengguna wajib menyediakan file ROM asli milik sendiri dalam format XCI atau NSP.
Q2Berapa frame rate yang dapat dicapai Mac M4 saat menjalankan game ini?
Port native ini sanggup mencapai hingga 90 fps saat gameplay di resolusi 1440p dan 120 fps pada menu utama.
SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #Apple

Semua #Apple
Y
PC HARDWARE & GAMING TECH REVIEWER

Yokoyama

Menulis liputan dan ulasan gaming, laptop, dan PC di KabarGadget.id. Fokus pada perangkat keras, konsol, game PC, dan emulator.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH YOKOYAMA →

TERKAIT