Dunia konsol retro kini tidak hanya membakar nostalgia para gamer lewat pembuatan ulang gim klasik, tetapi juga merambah ke industri mainan bongkar pasang. Persaingan abadi antara PlayStation dan Xbox tampaknya berlanjut ke ranah baru yang cukup unik, yakni perang set blok bangunan interaktif berskala penuh untuk para kolektor dewasa.
Setelah Mattel menggebrak pasar dengan meluncurkan set replika Xbox generasi pertama beserta pengontrol raksasa 'The Duke', kini giliran Lego yang dikabarkan tidak ingin tinggal diam. Bocoran terbaru mengungkap bahwa raksasa mainan asal Denmark tersebut tengah mempersiapkan balasan setimpal untuk memenuhi hasrat nostalgia pencinta konsol legendaris buatan Sony.
Bocoran Set Lego PlayStation 1 yang Menggoda Nostalgia
Berdasarkan informasi dari akun spesialis bocoran Lego tepercaya, Brick Tap, perusahaan mainan tersebut sedang menggarap set replika konsol PlayStation generasi pertama (PS1). Set ini direncanakan hadir dengan skala mendekati 1:1, menghadirkan detail ikonis konsol abu-abu yang pertama kali meluncur pada era 1990-an tersebut secara presisi.
Tak hanya bodi konsol utama, bocoran ini menyebutkan bahwa paket penjualan juga akan mencakup replika pengontrol orisinal PlayStation. Kehadiran detail tombol arah, tombol aksi geometris yang khas, serta desain ergonomis masa lalu diperkirakan bakal direplikasi dengan tingkat akurasi tinggi menggunakan elemen-elemen blok Lego standar.
Langkah Lego merambah dunia konsol vintage sebenarnya bukan hal baru, mengingat kesuksesan mereka sebelumnya saat merilis set Nintendo Entertainment System (NES) dan Atari 2600. Namun, kehadiran replika PS1 ini dinilai sebagai respons langsung terhadap manuver agresif pesaing terberat mereka di ranah mainan konstruksi.
Jawaban Langsung Atas Langkah Agresif Mattel dan Xbox
Persaingan ini terpelatuk saat Mattel melalui lini Mega merilis set bangunan edisi terbatas dari konsol Xbox orisinal untuk memperingati ulang tahun ke-25 lini gim milik Microsoft tersebut. Set buatan Mattel itu menawarkan pengalaman merakit skala 1:1 yang sangat detail, termasuk pengontrol 'The Duke' yang legendaris beserta motherboard mini di dalam casing konsolnya.
Pengumuman dari Mattel tersebut secara tidak langsung menantang dominasi Lego di ceruk pasar replika pop-culture premium. Dengan mengamankan lisensi resmi Sony PlayStation, Lego berpotensi menggaet basis penggemar yang jauh lebih besar, mengingat PlayStation 1 merupakan salah satu konsol paling laris sepanjang masa dengan angka penjualan melebihi 100 juta unit di seluruh dunia.
Ekspektasi Harga dan Potensi Daya Tarik bagi Kolektor
Meskipun Lego belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal rilis maupun harga, para pengamat memperkirakan set PS1 ini akan dipatok pada kisaran harga produk kolektif dewasa, yakni sekitar Rp2,4 jutaan ($150) hingga Rp3,2 jutaan ($200). Angka ini dinilai cukup sepadan bagi para kolektor gamer yang mendambakan pajangan nostalgia berkualitas tinggi di ruang kerja mereka.
Kehadiran persaingan dua raksasa mainan ini tentu menjadi kabar menggembirakan bagi konsumen. Selain memberikan variasi pilihan koleksi yang menarik, persaingan sengit antara Lego dan Mattel dipastikan bakal memacu inovasi detail serta kualitas rakitan yang semakin realistis bagi para pencinta industri gim tanah air maupun global.

