GAMING / LIPUTAN KHUSUS

G2 Esports Berpisah dengan Valyn, Akhir Tiga Tahun Dominasi di VCT Americas

/ G2 Esports resmi berpisah dengan IGL Jacob valyn Batio usai perjalanan tiga tahun di VCT Americas. Simak rekam jejak dan proyeksi roster terbarunya.

ANIF SIRSAEBA •
Jacob valyn Batio saat bertanding membela G2 Esports di panggung Valorant Champions Shanghai 2026
Jacob valyn Batio mengakhiri perjalanan tiga tahun bersama G2 Esports setelah melakoni laga di VCT Champions Shanghai 2026.
FOTO: Dok. Riot Games

G2 Esports secara resmi mengumumkan perpisahan dengan pemandu taktik utama mereka, Jacob "valyn" Batio, pada 27 Oktober. Pengumuman yang disertai video perpisahan emosional ini menutup perjalanan tiga tahun yang terjalin sejak organisasi esports tersebut merekrut sisa pemain skuad The Guard pasca kemenangan Ascension pada 2023.

Satu era resmi berakhir. Keputusan ini menjadi titik balik bagi skuad Valorant G2 Esports setelah bertengger di jajaran atas panggung kompetitif benua Amerika tanpa berhasil mengangkat trofi internasional tertinggi.

Jejak Rekam Dominasi Regional Tanpa Mahkota Dunia

Rekam jejak kepemimpinan Jacob "valyn" Batio bersama G2 Esports bukanlah pencapaian biasa. Dalam kurun waktu tiga tahun, kapten tim ini sukses memimpin tim menembus delapan turnamen internasional secara berturut-turut. Konsistensi tingkat tinggi ini jarang ditemukan dalam skena esports Valorant modern.

Dominasi tersebut makin terbukti di tingkat regional VCT Americas. G2 Esports berhasil mengamankan empat piala VCT Americas. Bahkan pada musim kompetisi 2025, G2 mengukir sejarah sebagai organisasi pertama yang menyapu bersih seluruh tiga gelar regional dalam satu musim di benua Amerika. Prestasi mereka luar biasa.

Kendati sangat tangguh di panggung domestik, piala panggung dunia selalu luput dari genggaman. G2 Esports harus puas menjadi runner-up pada ajang VCT Masters Bangkok 2025. Perjalanan mereka pada ajang Valorant Champions Shanghai 2026 juga terhenti di posisi empat besar setelah disingkirkan oleh 100 Thieves pada 16 Oktober. Melalui unggahan media sosial resmi, G2 merangkum perjalanan sang kapten dengan ringkas: "8 penampilan internasional berturut-turut, 4 trofi VCT Americas, 1 IGL legendaris".

Dinamika Perpisahan dan Reaksi Komunitas Esports

Melalui sebuah video pendek yang diunggah di platform X, valyn menyampaikan pesan perpisahan yang jujur dan menyentuh. Ia mengakui bahwa tiga hingga empat tahun bersama rekan-rekannya merupakan masa-masa yang luar biasa. Perpisahan ini berjalan elegan.

Satu-satunya penyesalan yang ia ungkapkan adalah kegagalan tim untuk benar-benar mencapai puncak tertinggi sebagai juara dunia. Pernyataan tersebut menyiratkan bahwa komposisi tim saat ini telah mencapai batas maksimal pencapaian mereka bersama.

Kabar perpisahan ini sebenarnya sudah diantisipasi oleh para penggemar. Ketika perjalanan G2 berakhir di Shanghai, pihak organisasi sempat menyebut kompetisi tersebut sebagai perpisahan atau "last dance" mereka. Diskusi di forum VLR.gg dipenuhi rasa sedih dan kepasrahan atas berpisahnya chemistry ikonik antara valyn dan trent yang telah terbentuk sejak lama. Duo Valyn dan Trent bubar.

Arah Roster G2 Esports dan Rumor Kedatangan kiNgg

Pasca kepergian sang IGL, roster aktif G2 Esports saat ini menyisakan jawgemo, BABYBAY, trent, serta leaf, dengan dukungan manajer Ambrose dan kepala pelatih JoshRT. Namun, perubahan komposisi pemain diprediksi tidak berhenti sampai di sini. BABYBAY juga dirumorkan berada di pintu keluar organisasi.

G2 harus bergerak cepat. Laporan bursa transfer Valorant menyebutkan bahwa G2 Esports tengah mendekati dua pilar tim Leviatán, yaitu Eduardo "Sato" Nagahama dan Francisco "kiNgg" Aravena. Jika kesepakatan ini terwujud, kiNgg diproyeksikan bakal mengambil alih peran IGL yang ditinggalkan oleh valyn.

Pengambilalihan peran IGL oleh pemain berpengalaman seperti kiNgg diharapkan mampu dalam gaya komunikasi dan strategi permainan G2 Esports untuk musim mendatang.

Masa Depan Valyn dan Peluang Bergabung dengan Fnatic

Tujuan selanjutnya bagi Jacob "valyn" Batio sendiri belum diumumkan secara resmi. Namun, sejumlah kabar kencang menghubungkan namanya dengan tim raksasa Eropa, Fnatic, menjelang bergulirnya VCT 2027. Tujuannya jelas: meraih trofi dunia.

Sebelumnya, kesepakatan verbal antara valyn dan organisasi LYON dilaporkan batal terlaksana. Pembatalan ini terjadi akibat organisasi asal Meksiko tersebut gagal mengamankan slot kemitraan resmi VCT. Tanpa mengonfirmasi detail rumor tersebut, valyn hanya memberikan sedikit petunjuk bahwa langkah selanjutnya akan membakar kembali semangat bertandingnya.

Bagi seorang pemain yang bertindak sebagai jenderal lapangan selama tiga tahun tanpa piala internasional, lembaran baru adalah keputusan paling masuk akal untuk menyegarkan kariernya.

Menimbang Efektivitas Perubahan Roster untuk Ambisi Global G2

Perombakan skuad di ranah esports taktis seperti Valorant selalu membawa risiko dan peluang. Kehilangan sosok jenderal lapangan yang telah membangun pola komunikasi selama bertahun-tahun tentu membutuhkan penyesuaian besar. Namun, penyegaran ini menjadi kebutuhan mendesak bagi G2 Esports jika ingin memecahkan kebuntuan di turnamen internasional.

Kehadiran nama-nama baru seperti kiNgg dan Sato berpotensi mengubah pendekatan taktis tim. Pengalaman kiNgg dalam memimpin Leviatán di panggung kompetitif level teratas dapat memberikan perspektif baru yang lebih adaptif saat menghadapi lawan-lawan unggulan dari kawasan EMEA maupun Pasifik.

Bagi para penggemar, perpisahan ini menandai babak akhir dari era skuad bentukan The Guard yang sangat dicintai. Namun demi mengejar piala juara dunia, keberanian melakukan perombakan radikal di bursa transfer Valorant merupakan langkah tak terelakkan.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar G2 Esports Berpisah dengan Valyn, Akhir Tiga Tahun Dominasi di VCT Americas

Q1Mengapa Jacob valyn Batio berpisah dari G2 Esports?
Perpisahan ini terjadi secara baik-baik setelah perjalanan tiga tahun bersama, di mana tim merasa telah mencapai batas pencapaian mereka usai gagal meraih gelar juara internasional meski mendominasi kompetisi regional.
Q2Siapa pemain yang diproyeksikan menggantikan peran valyn di G2 Esports?
G2 Esports dilaporkan tengah mendekati Francisco kiNgg Aravena dari Leviatán untuk mengisi posisi IGL, serta Eduardo Sato Nagahama.
Q3Ke mana valyn akan melanjutkan karier profesionalnya?
Meskipun belum diumumkan secara resmi, berbagai laporan menghubungkan valyn dengan tim raksasa Eropa, Fnatic, untuk musim VCT 2027.
A
SENIOR AUDIO & WEARABLE SPECIALIST

Anif Sirsaeba

Mengelola dan menulis liputan audio, wearable, dan inovasi AI di KabarGadget.id. Fokus pada TWS, smartwatch, kamera, dan perkembangan model AI.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH ANIF SIRSAEBA →

TERKAIT