Komunitas pengembang independen kembali mencetak pencapaian baru dalam dunia emulasi konsol modern. Pengembang dengan nama pengguna blackbearreloaded meluncurkan proyek bernama ProsperoEden di platform GitHub, sebuah emulator yang memungkinkan konsol PlayStation 5 menjalankan berbagai judul game Nintendo Switch.
Pengembangan ini berbasis pada Eden, emulator Switch sumber terbuka yang sebelumnya sudah hadir di sistem operasi Windows, Linux, macOS, dan Android. Meski terdengar sangat menjanjikan, ada catatan penting yang wajib diketahui para penggiat game. Emulator ini baru berada dalam tahap alpha awal dan membutuhkan konsol PS5 Jailbreak untuk dapat dijalankan.
Uji Performa Game Switch di PlayStation 5
Meskipun baru berstatus versi alpha awal, ProsperoEden sudah membuktikan kemampuannya memuat sejumlah game populer. Performa yang dihasilkan sangat bergantung pada judul game serta tingkat kompleksitas grafis dari judul yang diuji.
Beberapa game dengan tuntutan grafis lebih ringan sudah dapat dimainkan dengan tingkat kestabilan frame rate yang cukup baik:
• Cuphead: Berjalan lancar dan dapat dimainkan penuh pada 60 FPS.
• Metroid Dread: Berada dalam kategori playable dengan capaian maksimum 40 FPS.
• Super Mario 3D World: Dapat dimainkan pada kisaran 30 hingga 45 FPS.
• Horizon Chase Turbo: Berjalan lancar pada 50 FPS.
• New Super Mario Bros. U Deluxe: Mencapai 50 hingga 60 FPS, walau terdapat penurunan hingga 25 FPS pada area tertentu.
• Summerhouse: Dapat dimainkan cukup stabil pada 25 FPS.
• Hollow Knight: Performa bervariasi tergantung versi build proyek, sempat menembus 60 FPS di area tertentu.
Pengembangan ini masih tahap alpha. Sebagian game berat lain masih mengalami kendala teknis yang cukup signifikan saat dijalankan:
• Mario Kart 8 Deluxe: Menyentuh 40 FPS hanya pada jendela tampilan kecil dengan gangguan grafis besar.
• Jay and Silent Bob: Chronic Blunt Punch: Berjalan pada 30 FPS dengan masalah teknis besar.
• Mario vs. Donkey Kong: Berjalan pada 40 FPS dengan kendala stabilitas.
• Animal Crossing: New Horizons: Hanya mendapatkan 15 FPS dengan masalah teknis berat.
• The Legend of Zelda: Breath of the Wild: Menu game berjalan mulus di 30 FPS, namun gameplay di dalam game hanya berkisar 8 hingga 10 FPS.
• Pokémon Legends Z-A: Hanya sampai di layar pemilihan bahasa pada 5,5 FPS dan mengalami crash saat ditutup.
Fitur Teknis dan Batasan Firmware ProsperoEden
Secara teknis, ProsperoEden menghadirkan deretan fitur dasar yang terbilang cukup solid untuk ukuran proyek awal. Emulator Switch ini sudah mendukung kontroler DualSense secara penuh, fitur penyimpanan game (save data), serta tampilan hamparan performa (performance overlay) bawaan.
Namun, keterbatasan rendering grafis masih menjadi tantangan utama pengembang. Saat ini ProsperoEden baru mengandalkan API OpenGL murni.
Dukungan API Vulkan belum tersedia. Ketiadaan instruksi Vulkan menjadi salah satu penyebab utama mengapa game 3D berat seperti Zelda Breath of the Wild belum mampu berjalan secara optimal.
Terkait kompatibilitas sistem, proyek emulator ini terkonfirmasi berjalan pada versi sistem PS5 firmware 6.02. Laporan dari sejumlah pengguna juga mengonfirmasi bahwa build versi lama sempat mendukung firmware 12.70.
Syarat utamanya adalah konsol ter-jailbreak. Pengguna tidak bisa memasang emulator ini di unit konsol dengan sistem operasi standar pabrikan.
Catatan Redaksi dan Masa Depan Emulasi Konsol
Hasilnya ternyata sangat bervariasi. Walau belum ada satu pun game yang terbukti bisa dituntaskan dari awal hingga akhir, kehadiran ProsperoEden menandai langkah penting pemanfaatan potensi hardware konsol Sony generasi terbaru.
Dukungan pembaruan berkala dari komunitas open source berpotensi meningkatkan optimasi FPS serta memperluas dukungan game di masa mendatang. Konsumen awam disarankan tetap memantau perkembangan tanpa terburu-buru melakukan modifikasi berisiko pada konsol kesayangan.