GAMING / LIPUTAN KHUSUS

Channel YouTube 190 Ribu Subscriber Hancur Akibat Game Horor Hellraiser Revival

/ Kanal YouTube kreator Prancis dengan 190 ribu subscriber musnah setelah mengunggah gameplay game horor Clive Barker's Hellraiser: Revival, memicu protes luas.

HANA LEE •
Tangkapan layar gameplay Clive Barker's Hellraiser Revival
Tampilan visual dari game horor Clive Barker's Hellraiser: Revival yang berujung pada sanksi penghapusan kanal kreator.
FOTO: Saber Interactive

Sepuluh tahun kerja keras, ribuan video, dan 190.000 subscriber musnah seketika. Seorang YouTuber asal Prancis harus menelan pil pahit setelah kanal miliknya dihapus permanen oleh platform video raksasa tersebut akibat mengunggah cuplikan game horor baru, Clive Barker's Hellraiser: Revival. Kasus ini langsung memicu perdebatan sengit di dunia maya mengenai standar moderasi konten.

Game bergenre survival horror besutan Saber Interactive ini resmi dirilis pada 8 Oktober 2026. Mengadaptasi waralaba film legendaris yang terkenal akan kekerasan ekstrem serta elemen dewasanya, game ini menampilkan berbagai adegan mengerikan dari sudut pandang orang pertama. Pemain harus menjelajahi dunia paralel penuh monster sadis demi menyelamatkan sang kekasih, berhadapan langsung dengan karakter ikonik Pinhead serta para Cenobite.

Kontroversi Sensor dan Hukuman Penghapusan Kanal

Berdasarkan laporan dari IGN, seorang YouTuber bernama j0nathan mengunggah video berdurasi sekitar satu jam pada bulan September lalu yang menampilkan sekuens pembuka game tersebut. Meskipun sang kreator mengklaim telah menyensor bagian tubuh telanjang menggunakan kotak hitam, pihak platform tetap menghapus video itu. Tidak lama berselang, seluruh kanal yang telah ia bangun selama satu dekade dengan 3,000 video ikut lenyap.

Kebijakan tegas ini diambil dengan alasan pelanggaran berulang terhadap aturan konten seksual dan orisinalitas ketelanjangan. Di sisi lain, j0nathan menilai keputusan tersebut sangat tidak seimbang. Ia menegaskan bahwa materi yang ditampilkan murni bersumber dari video game komersial yang telah lulus sensor pasar resmi dan dijual secara bebas.

Kelalaian Pengaturan Umur dan Protes Komunitas

Dalam komunikasi lanjutan bersama IGN, j0nathan mengakui bahwa dirinya memang menandai video tersebut sebagai "Not made for kids" atau tidak dibuat untuk anak-anak. Namun, ia lalai tidak menyertakan batasan usia yang ketat pada unggahan tersebut. Kendati demikian, belum ada kejelasan pasti apakah kelalaian administratif itu menjadi alasan utama musnahnya kanal.

Setelah berbagai upaya banding ditolak, j0nathan mengumumkan lewat akun X miliknya pada 8 Oktober 2026 bahwa ia akan menempuh jalur hukum dengan mengacu pada regulasi European Digital Services Act. Kasus ini menuai sorotan tajam dari warganet, terutama di platform Reddit.

Tuduhan Standar Ganda Moderasi Algoritma

Komunitas Reddit langsung bereaksi keras dan menuduh platform menerapkan standar ganda. Banyak pengguna menyoroti masih banyaknya video musik, iklan bernuansa provokatif, hingga ulasan game serupa dari media besar seperti IGN yang tetap tayang berarti.

Sebagian pengguna menduga sistem moderasi otomatis milik platform sering kali salah sasaran atau memberikan perlakuan berbeda terhadap kanal skala besar. Di sisi lain, sebagian komunitas juga mengkritik j0nathan karena kurang berhati-hati mengingat sifat game horor ekstrem tersebut. Meski demikian, mayoritas sepakat bahwa penghapusan total kanal berusia sepuluh tahun merupakan tindakan berlebihan.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar Channel YouTube 190 Ribu Subscriber Hancur Akibat Game Horor Hellraiser Revival

Q1Game apa yang memicu penghapusan kanal YouTube tersebut?
Game tersebut adalah Clive Barker's Hellraiser: Revival besutan Saber Interactive yang dirilis pada Oktober 2026.
Q2Berapa banyak subscriber yang hilang akibat penghapusan ini?
Kanal yang dikelola oleh kreator asal Prancis bernama j0nathan tersebut memiliki sekitar 190.000 subscriber dan 3.000 video.
Q3Langkah hukum apa yang akan ditempuh kreator?
Kreator berencana menempuh jalur hukum di bawah aturan European Digital Services Act setelah bandingnya ditolak.
SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #YouTube

Semua #YouTube
H
MOBILE & SMARTPHONE EDITOR

Hana Lee

Menulis liputan dan ulasan smartphone di KabarGadget.id. Fokus pada peluncuran perangkat baru, perbandingan spesifikasi, kebijakan pembaruan sistem, dan harga di pasar Indonesia.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH HANA LEE →

TERKAIT