Xiaomi resmi merilis Jinshajiang Ultra-thin Magnetic Power Bank 10000mAh 45W di pasar Tiongkok setelah sukses menggelar kampanye penggalangan dana (crowdfunding). Perangkat pengisi daya portabel ini hadir sebagai suksesor versi 5.000 mAh dengan kapasitas dua kali lipat serta peningkatan standar keselamatan yang jauh lebih ketat.
Hadir dengan bodi terbilang ramping untuk kelasnya, power bank magnetik ini tidak hanya mengandalkan pengisian nirkabel 20W tetapi juga keluaran daya kabel USB-C hingga 45W. Nilai jual utama perangkat ini bertumpu pada proteksi baterai fisik ekstra untuk mencegah risiko korsleting, peningkatan suhu berlebih, hingga ancaman ledakan.
Rancang Bangun Ramping dan Kapasitas Baterai Berlipat
Xiaomi Jinshajiang Ultra-thin Magnetic Power Bank 10000mAh 45W memadukan kapasitas besar dengan bentuk yang tetap nyaman digenggam. Ketebalan bodinya kini berada di angka 13,2 mm. Angka ini memang naik dari versi 5.000 mAh yang hanya berukuran 6 mm. Meskipun begitu, profilnya tetap tergolong tipis untuk ukuran daya 10.000 mAh.
Sebagai perbandingan, kompetitor seperti Anker MagGo 2 Pro yang dijual di kisaran Rp1,9 jutaan ($109.99) memiliki ketebalan mencapai 17,78 mm. Xiaomi menawarkan opsi warna silver dan dark gun-metal berkesan premium. Bobot dan proporsinya pas saat ditempelkan ke bagian belakang ponsel. Kepraktisan ini sangat krusial.
Performa Pengisian 45W dan Efisiensi Daya Nirkabel
Peningkatan teknis paling terasa ada pada sektor kecepatan isi ulang. Pengisian daya nirkabel 20W pada power bank ini meningkat dari yang sebelumnya hanya 15W. Perangkat ini dapat menempel secara presisi pada lini ponsel flagship pendukung seperti iPhone 18 Pro hingga Google Pixel 11.
Selain itu, port USB-C milik Xiaomi Jinshajiang Ultra-thin Magnetic Power Bank 10000mAh 45W mampu menyalurkan pengisian cepat 45W. Daya sebesar ini sanggup mengisi ulang baterai laptop ringan seperti MacBook Air. Dukungan protokol pengisian juga sangat luas, mencakup Power Delivery (PD 3.0), Quick Charge (QC), dan Programmable Power Supply (PPS). Pengisian daya menjadi fleksibel.
Proteksi Baterai Ketat dan Harga Resmi
Ancaman kegagalan termal menjadi fokus perhatian utama Xiaomi. Power bank ini telah memenuhi standar keselamatan penerbangan dan industri terbaru di Tiongkok. Perangkat wajib lolos uji tusuk jarum (needle penetration) serta uji kotak panas (hot-box test) guna memastikan sel baterai tidak mudah terbakar.
Pengguna juga bisa memantau kesehatan baterai (battery health) dan informasi teknis lainnya saat power bank dihubungkan ke laptop. Di Tiongkok, Xiaomi Jinshajiang Ultra-thin Magnetic Power Bank 10000mAh 45W dibanderol seharga Rp1,1 jutaan (¥399). Meski belum ada jadwal rilis resmi untuk pasar global maupun Indonesia, kehadiran perangkat ini memperkuat lini gadget aksesori Xiaomi di segmen daya portabel.


