AI & INOVASI / LIPUTAN KHUSUS

Tesla Roadster 2026: Inovasi Thruster dari SpaceX yang Mengguncang

/ Tesla Roadster 2026 berpotensi menggunakan teknologi thruster SpaceX untuk mencapai kecepatan luar biasa.

ANIF SIRSAEBA •
Tesla Roadster 2026 dengan teknologi SpaceX
Tesla Roadster 2026: Inovasi dan teknologi dari SpaceX
FOTO: Tesla

Tesla Roadster 2026 yang sangat dinanti-nantikan mungkin akan menjadi salah satu kendaraan tercepat di dunia, dan salah satu inovasi terbesarnya adalah penggunaan teknologi thruster dari SpaceX. Hal ini diungkapkan oleh Jon McNeill, mantan presiden Tesla, yang menjelaskan bahwa gagasan untuk menggabungkan paket thruster dari SpaceX sudah ada sejak sesi brainstorming pada tahun 2016. Tesla berambisi untuk mencapai waktu 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 1,6 hingga 1,8 detik, tetapi Elon Musk kini berambisi lebih jauh dengan mengklaim bahwa thruster ini dapat memangkas waktu tersebut hingga menjadi 1,1 detik.

Teknologi ini dikenal dengan nama kode A71, dan cara kerjanya melibatkan pengarahan gas terkompresi ke bawah, yang memungkinkan mobil untuk sedikit terangkat dari tanah tanpa benar-benar terbang. Menariknya, untuk menghindari kebisingan yang dihasilkan, demo mobil ini kemungkinan akan dilakukan tanpa pengemudi dan penonton akan dijaga jarak aman beberapa ratus meter dari lokasi.

Inovasi yang Menarik Perhatian

Meskipun McNeill tidak bisa memastikan apakah mobil tersebut akan benar-benar terbang saat demo, ia mengindikasikan bahwa kemampuan untuk melayang adalah sesuatu yang mungkin. Tesla menargetkan Agustus 2026 sebagai waktu peluncuran, setelah mengalami setidaknya sembilan penundaan sejak prototipe kedua diperkenalkan pada tahun 2017. Tanggal peluncuran ini masih menimbulkan tanda tanya, tetapi dengan Musk yang menyebut teknologi ini "gila, gila," harapan publik semakin tinggi.

Jika Tesla Roadster dapat benar-benar melayang selama demonstrasi, ini akan menjadi salah satu peluncuran otomotif yang paling unik dalam sejarah. Namun, Tesla tidak sendirian dalam perlombaan ini. Perusahaan mobil listrik asal Tiongkok, BYD, baru-baru ini meluncurkan mobil yang dapat "terbang" dengan kemampuan melompati lubang atau rintangan di jalan. Selain itu, produsen penyedot debu Dreame juga mengisyaratkan prototipe hypercar yang mirip dengan konsep thruster Roadster, dengan klaim dapat berakselerasi dalam 0,99 detik, menjadikannya pesaing langsung saat diluncurkan pada tahun 2027.

Tantangan dan Persaingan di Pasar Mobil Listrik

Dengan banyaknya penundaan yang dialami Tesla, dan munculnya inovasi dari kompetitor, tantangan untuk Roadster 2026 semakin berat. Tesla harus menghadapi perusahaan-perusahaan lain yang juga berinovasi dengan teknologi serupa, yang membuat persaingan di pasar mobil listrik semakin ketat. Sementara itu, konsumen semakin menunggu kejelasan mengenai kapan mereka bisa melihat Roadster dalam aksi dan apakah semua janji yang dibuat akan terwujud.

Dalam konteks ini, keberhasilan Tesla dalam meluncurkan Roadster 2026 dengan teknologi baru ini bisa jadi akan menjadi faktor penentu dalam mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar mobil listrik. Namun, dengan kompetisi yang semakin kuat, Musk dan timnya harus berupaya keras untuk memenuhi ekspektasi yang terus meningkat.

SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #Tesla

Semua #Tesla
A
SENIOR AUDIO & WEARABLE SPECIALIST

Anif Sirsaeba

Mengelola dan menulis liputan audio, wearable, dan inovasi AI di KabarGadget.id. Fokus pada TWS, smartwatch, kamera, dan perkembangan model AI.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH ANIF SIRSAEBA →

TERKAIT