AI & INOVASI / LIPUTAN KHUSUS

OpenAI Tambal Celah Keamanan ChatGPT yang Buka Akses Chat Pribadi Pengguna

/ Celah berbahaya pada fitur Shared Links ChatGPT sempat mengancam kerahasiaan riwayat percakapan pribadi. OpenAI telah merilis perbaikan server-side.

HANA LEE •
Ilustrasi aplikasi ChatGPT di layar smartphone
Celah keamanan pada fitur Shared Links ChatGPT telah resmi ditambal oleh OpenAI.
FOTO: Pexels

Satu klik pada tautan obrolan ChatGPT yang dibagikan sempat menjadi pintu masuk berbahaya bagi peretas. Celah keamanan kritis ini memungkinkan pihak asing membaca seluruh riwayat obrolan pribadi hingga mengambil alih akun korban tanpa terdeteksi. Kerentanan tersebut diungkap oleh firma keamanan siber Parameter melalui laporan mendalam pada 28 Oktober.

Untungnya, pengguna tidak perlu panik. OpenAI telah menambal celah ini secara menyeluruh sebelum laporan teknis dipublikasikan. Peneliti Parameter melaporkan temuan tersebut lewat program bug bounty pada 18 Oktober. Pada 26 Oktober, OpenAI telah mengunci celah tersebut di kedua versi aplikasi web ChatGPT. Parameter mengonfirmasi tidak ada indikasi korban nyata karena pengujian hanya dilakukan antar akun milik tim peneliti sendiri.

Rantai Serangan Cepat Lewat Fitur Shared Links

Serangan ini bermula dari skema sederhana yang memanfaatkan fitur pembagian obrolan biasa. Pelaku awalnya membuat obrolan yang memuat pratinjau HTML dan grafik formula. Obrolan tersebut kemudian dibagikan secara terbuka menggunakan tombol bagikan standar. Dampaknya sangat fatal.

Untuk menampilkan grafik matematika, ChatGPT memuat pustaka pihak ketiga bernama MathLive. Pustaka ini membawa keyboard formula visual di layar. Sayangnya, komponen MathLive menerima pesan dari jendela browser lain tanpa memverifikasi sumber aslinya. Celah ini menyuntikkan kode HTML tanpa proteksi sandbox, sehingga browser menganggapnya sebagai bagian resmi dari domain chatgpt.com.

Sistem keamanan situs saat itu juga mengizinkan eksekusi skrip dari platform YouTube. Celah ini dimanfaatkan peneliti untuk menjalankan skrip JavaScript berbahaya secara langsung di dalam sesi login korban. Skrip tersebut bergerak diam-diam. Kode mampu menarik daftar seluruh percakapan, membuka percakapan pribadi yang tidak pernah dibagikan, lalu mengirimkan potongan data tersebut ke server luar milik peretas.

Melalui API internal ChatGPT, skrip jahat bahkan bisa mengambil tindakan atas nama korban. Parameter mengategorikan kondisi ini sebagai pengambilalihan akun penuh. Pada varian awal, korban harus menekan tombol pratinjau sekali. Namun, varian lanjutan membuat pratinjau terbuka otomatis hanya dengan mengklik tautan utama.

Imbalan Bug Bounty Rp88,5 Jutaan dan Perbaikan Library

OpenAI mereproduksi temuan ini dan menaikkan tingkat keparahan dari P2 menjadi P1 pada 21 Oktober. Atas penemuan berbahaya ini, OpenAI memberikan imbalan bug bounty sebesar Rp88,5 jutaan ($5,000). Peneliti menerima imbalan tersebut. Namun, pengembang independen Simon Willison menilai nilai hadiah itu tergolong rendah untuk bug sebesar pengambilalihan akun.

Dampak penemuan ini juga mendorong pembaruan pada pustaka MathLive. Sejak versi 0.111.2 yang dirilis pada 31 Oktober, MathLive mengubah aturan bawaannya. Komponen keyboard kini menolak pesan dari luar domain asalnya kecuali diizinkan secara eksplisit oleh pengembang.

Langkah Aman Mengelola Shared Links ChatGPT

Pengguna tidak perlu menginstal pembaruan manual karena perbaikan dilakukan langsung di sisi server OpenAI. Meski demikian, peninjauan ulang terhadap tautan yang pernah dibagikan tetap sangat disarankan. Setiap orang yang memegang tautan lama Anda masih bisa membaca isi obrolan tersebut. Pusat bantuan OpenAI mengonfirmasi bahwa tautan obrolan tidak bisa dibatasi untuk orang tertentu maupun diatur tanggal kedaluwarsanya.

Privasi Anda tetap prioritas. Untuk memeriksa tautan yang pernah dibuat, masuk ke menu Settings di ChatGPT, pilih Data controls, lalu klik Manage pada opsi Shared links. Anda bisa menghapus tautan secara individual atau menghapus semuanya sekaligus. Menghapus obrolan utama juga otomatis mematikan tautannya.

Jika menerima tautan obrolan ChatGPT dari forum, email, atau pesan instan dari pengirim tidak dikenal, bukalah lewat jendela Private Browsing atau Incognito saat tidak masuk ke akun. Langkah ini secara otomatis menggagalkan potensi serangan karena eksploitasi membutuhkan sesi login aktif untuk bisa mengakses data Anda. Fitur kunci PIN obrolan yang ada saat ini hanya mencegah akses fisik langsung di perangkat, tanpa melakukan enkripsi tambahan.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar OpenAI Tambal Celah Keamanan ChatGPT yang Buka Akses Chat Pribadi Pengguna

Q1Apakah saya harus memperbarui aplikasi ChatGPT untuk mendapatkan perbaikan keamanan ini?
Tidak perlu. OpenAI telah menerapkan perbaikan langsung di sisi server (server-side) sejak 26 Oktober, sehingga seluruh sesi web dan aplikasi otomatis terlindungi.
Q2Bagaimana cara aman membuka tautan obrolan ChatGPT dari sumber luar?
Gunakan mode Private Browsing atau Incognito saat membuka tautan asing tanpa masuk ke akun ChatGPT Anda. Metode peretasan ini membutuhkan sesi akun aktif agar bisa mencuri data.
SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #OpenAI

Semua #OpenAI
H
MOBILE & SMARTPHONE EDITOR

Hana Lee

Menulis liputan dan ulasan smartphone di KabarGadget.id. Fokus pada peluncuran perangkat baru, perbandingan spesifikasi, kebijakan pembaruan sistem, dan harga di pasar Indonesia.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH HANA LEE →

TERKAIT