SpaceX mendadak memperluas program sewa gratis untuk perangkat parabola portabel Starlink Mini bagi pengguna internet rumahan di Amerika Serikat. Jika sebelumnya fasilitas ini dibatasi khusus untuk pengguna paket teratas Residential Max, kini undangan tersebut mulai disebar ke pelanggan paket standar, termasuk tingkatan Residential 100Mbps.
Langkah ini menjadi angin segar bagi pengguna yang membutuhkan akses internet satelit saat melintas antarwilayah. Pengguna tidak perlu lagi mengeluarkan dana besar untuk membeli unit parabola portabel secara tunai.
Tanpa Biaya Perangkat di Awal, Cukup Bayar Paket Layanan
Dalam kondisi normal, perangkat parabola portabel Starlink Mini dijual dengan kisaran harga Rp3,5 jutaan ($199) hingga Rp4,4 jutaan ($249). Angka tersebut tentu cukup menguras kantong jika hanya digunakan untuk kebutuhan liburan atau aktivitas luar ruang sesekali.
Melalui program sewa gratis ini, SpaceX menghapus hambatan biaya pembelian unit di awal. Dokumen resmi Starlink mengonfirmasi bahwa seluruh pelanggan dengan paket Residential aktif kini berhak mengklaim satu unit Starlink Mini. Syaratnya sederhana: pengguna hanya perlu menyandingkan parabola portabel tersebut dengan paket layanan sekunder Starlink Roam.
Meski unitnya disewakan gratis, perbedaan diskon berlangganan bulanan tetap diberlakukan berdasarkan tingkatan paket utama. Pelanggan Residential Max mendapatkan potongan harga paket Roam sebesar 50 persen. Sementara itu, pengguna paket standar hanya mendapatkan diskon 20 persen. Besaran tarif bulanan ini akan menyesuaikan secara otomatis jika pengguna memutuskan untuk mengubah paket internet utama mereka di kemudian hari.
Sinyal Cuci Gudang Menjelang Peluncuran Perangkat Baru
Keputusan SpaceX untuk membagikan sewa perangkat secara cuma-cuma menimbulkan spekulasi hangat di kalangan pengamat teknologi. Langkah ini kuat dituduga sebagai strategi membersihkan sisa stok gudang sebelum generasi terbaru diluncurkan.
SpaceX sebelumnya sempat memberikan bocoran mengenai kehadiran Starlink Mini generasi kedua. Model baru tersebut digadang-gadang bakal mengusung bodi yang jauh lebih tipis serta dilengkapi baterai terintegrasi di dalamnya.
Kehadiran baterai bawaan jelas menjadi peningkatan besar. Pengguna tidak perlu lagi repot membawa sumber daya eksternal atau colokan tambahan saat menggunakannya di alam terbuka.
Meskipun rincian harga dan tanggal rilis model baru tersebut belum dibeberkan secara resmi, promosi sewa gratis ini menjadi opsi yang sangat menguntungkan. Pengguna paket standar kini bisa menikmati koneksi satelit portabel tanpa harus mengikat modal awal yang besar.
Pertimbangkan Ini Sebelum Memanfaatkan Penawaran
Program ini memperlihatkan bagaimana SpaceX terus mencari cara agar ekosistem perangkatnya makin terjangkau oleh pengguna luas. Sebelum Anda memutuskan untuk ikut mengambil penawaran sewa perangkat ini, ada beberapa poin penting yang patut dicermati:
• Fasilitas sewa gratis ini memangkas biaya pembelian awal perangkat hingga Rp4,4 jutaan.
• Layanan portabel wajib menggunakan paket tambahan Starlink Roam dengan diskon tarif mulai dari 20 hingga 50 persen.
• Pengguna yang membutuhkan perangkat dengan baterai bawaan mungkin bisa mempertimbangkan untuk menunggu peluncuran Starlink Mini generasi kedua.



